alexametrics

Kasus Omicron Meningkat, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup, Patuhi Aturan

20 Januari 2022, 09:45:53 WIB

JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan hingga saat ini kasus virus Omicron terus bertambah dan mayoritas kasus atau yang terinfeksi berasal dari luar negeri. Luhut meminta kerja sama masyarakat untuk mematuhi aturan pemerintah.

“Kalau Anda masih ingin hidup. Kalau mau masih hidup silakan ikuti aturan, kalau enggak mau hidup ya silakan langgar,” kata Luhut dalam keterangannya, Kamis (20/1).

Luhut menyebut angka kasus Covid-19 saat ini terus meningkat, bahkan tembus mencapai 1.000 per hari. “Kemarin angkanya sudah lebih 1.000 dan tadi saya baru dapat laporan lagi bahwa banyak yang datang dari luar negeri. Ada tadi satu kelompok, satu kloter itu 44 persen itu kena Omicron atau Covid-19,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, Luhut meminta sekaligus mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak berpergian keluar negeri terlebih dahulu. Selain tetap membatasi aktivitas di luar rumah. Hal itu sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo terkait langkah dan upaya pemerintah Indonesia menghadapi virus Omicron.

“Jadi saya ingin imbau lagi apa yang disampaikan Presiden, supaya jangan ke luar negeri dulu kalau tidak penting amat selama 3 minggu ke depan ini,” tuturnya.

Luhut melanjutkan hingga saat ini kasus positif karena varian Omicron di mancanegara terus bertambah dan semakin tinggi. Bahkan, kasus-kasus omicron yang terkonfirmasi di Indonesia belakangan ini sebagian besar dari luar negeri.

“Sampai sekarang ini Omicron yang terbanyak di Indonesia dari luar. Saya ulangi sampai kemarin itu Omicron terbanyak itu dari luar nengeri,” ucapnya.

Luhut menambahkan, Omicron yang saat ini terjadi dan melanda Indonesia adalah musuh setiap orang dan menjadi musuh bersama. Sehingga dibutuhkan kerja sama dan sinergisitas untuk menanggulanginya agar Indonesia bisa keluar dari pandemi.

“Omicron adalah musuh bersama, jadi jangan ada mempersoalkan ini (soal jabatan dan pangkat), nggak ada di sini. Jadi kita harus kompak melihat ini. Ini ada musuh bersama,” pungkasnya.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads