alexametrics

Hanya Yang Sudah Vaksin Lengkap Boleh Bepergian

20 Januari 2022, 13:40:30 WIB

Kasus Harian Melonjak, Terapkan PPKM seperti saat Nataru

JawaPos.com – Hanya berjarak sehari, kasus positif Covid-19 meningkat drastis. Kemarin (19/1) Satgas Covid-19 melaporkan tambahan 1.745 kasus baru. Lebih tinggi dari sebelumnya (18/1) yang tercatat 1.362 kasus. Kemunculan varian Omicron memengaruhi tren kenaikan tersebut, setidaknya terlihat sejak awal Januari.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan mengungkapkan, hingga saat ini kasus virus Omicron terus bertambah. Mayoritas kasus atau yang terinfeksi berasal dari luar negeri. ”Saya baru dapat laporan lagi bahwa banyak yang datang dari luar negeri. Ada tadi satu kelompok, satu kloter itu 44 persen kena Omicron atau Covid,” kata Luhut kemarin.

Menyikapi perkembangan tersebut, Luhut meminta masyarakat Indonesia untuk tidak bepergian ke luar negeri terlebih dahulu. Masyarakat juga diimbau membatasi aktivitas di luar rumah. ”Saya ingin imbau lagi apa yang disampaikan presiden, supaya jangan ke luar negeri dulu kalau tidak penting amat selama tiga minggu ke depan ini,” ujarnya.

Saat ini, kata Luhut, kasus positif karena varian Omicron di mancanegara terus bertambah dan semakin tinggi. Hal itu selaras dengan pertambahan kasus terkonfirmasi Omicron di Indonesia yang sebagian besar dari luar negeri. ”Sampai sekarang ini Omicron yang terbanyak di Indonesia dari luar,” terangnya.

Dia menegaskan bahwa virus tersebut harus dipandang sebagai musuh bersama. Sehingga, dibutuhkan kerja sama dan sinergi untuk menanggulanginya agar Indonesia bisa keluar dari pandemi. ”Omicron adalah musuh bersama. Jadi, jangan ada mempersoalkan jabatan dan pangkat, nggak ada di sini. Kita harus kompak melihat ini, ini ada musuh bersama,” tegasnya. Luhut meminta masyarakat mematuhi semua arahan dari pemerintah.

Seiring dengan kembali naiknya kasus positif, pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bertingkat di seluruh wilayah Indonesia. Perpanjangan PPKM itu dituangkan dalam dua instruksi menteri dalam negeri (inmendagri). Yakni, Inmendagri No 3 Tahun 2022 untuk pengaturan PPKM level 3, 2, maupun 1 di wilayah Jawa-Bali. Kemudian, Inmendagri No 4 Tahun 2022 untuk pengaturan PPKM level 3, 2, dan 1 di luar Jawa-Bali. Dua inmendagri terbit pada Selasa (18/1).

Editor : Ilham Safutra

Reporter : tau/c17/fal

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads