alexametrics

Bupati Langkat dan Saudara Kandungnya Sempat Kabur saat OTT KPK

20 Januari 2022, 09:33:56 WIB

JawaPos.com – Bupati Langkat, Sumatera Utara, Terbit Rencana Perangin Angin dikabarkan sempat melarikan diri saat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (18/1) malam. Dia kabur bersama saudara kandungnya, Iskandar PA yang merupakan Kepala Desa Balai Kasih.

Terbit Rencana dan lima orang lainnya kini telah menyandang status sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa tahun 2020-2022 di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Orang nomor satu di Kabupaten Langkat ditetapkan sebagai salah satu penerima suap bersama empat orang lainnya yakni, Iskandar PA (Kepala Desa Balai Kasih) yang juga saudara kandung Bupati, Marcos Suryadi Abdi (swasta/kontraktor), Shuhandra Citra (swasta/kontraktor), dan Isfi Syafitri (swasta/kontraktor). Serta seorang tersangka lagi sebagai pemberi suap, Muara Perangin Angin (swasta/kontraktor).

“Tim KPK menuju ke rumah kediaman pribadi TRP untuk mengamankan TRP dan ISK. Namun saat tiba dilokasi diperoleh infomasi bahwa keberadaan TRP dan ISK sudah tidak ada dan diduga sengaja menghindar dari kejaran Tim KPK,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (20/1) dini hari.

Tetapi Terbit Rencana menyerahkan diri, ke Polres Binjai sekitar pukul 15.45 WIB. Hal ini setelah tim penindakan KPK meminta Terbit Rencana untuk kooperatif, untuk tidak melarikan diri.

“Tim KPK mendapatkan informasi bahwa TRP datang menyerahkan diri ke Polres Binjai dan sekitar pukul 15.45 WIB,” ucap Ghufron.

Sementara itu, Iskandar saat ini telah diamankan Polda Sumatera Utara. Dia akan segera dibawa ke KPK untuk dilakukan penahanan.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads