alexametrics

Bikin Resah Warga, Begal Bersejata Air Softgun Akhirnya Tertangkap

20 Januari 2020, 08:30:29 WIB

JawaPos.com – Keresahan masyarakat terhadap pelaku kejahatan di jalan di Dumai mereda. Begal bersenjata air softgun yang kerap melakukan aksi kejahatan dengan ancaman mengerikan akhirnya tertangkap. Polisi menciduk tiga pelaku yang diduga begal yang beraksi di Jalan Wan Amir Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat. Ada tiga pelaku di amankan Tim Opsnal Polsek Dumai Barat, akhir pekan lalu.

Tiga pelaku tersebut berinsial HE, 32, dikenal dengan panggilan beken Man Tato. Pelaku ini memiliki tato naga di bagian dada. Selanjutnya MA, 24, dan ED,31, yang merupakan warga Kecamatan Dumai Barat itu diamankan dilokasi berbeda. HE terlebih dahulu diamankan, saat dilakukan pengembangan berhasil mengamankan dua pelaku lainnya. Pelaku saat beraksi menggunakan senjata jenis air softgun.

Informasi yang berhasil dirangkum dilapangan menyebutkan, saat diamankan Tim Opsnal Polsek Dumai Barat, para pelaku sempat melakukan perlawanan. Ada yang membuat polisi mendobrak paksa pintu rumahnya lantaran tidak kooperatif saat diamankan. Bahkan ada salah satu pelaku bersembunyi didalam kamar mandi rumah tetangganya.

“Benar, ada penangkapan,” ujar Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira seperti dikutip Riau Pos (Jawa Pos Group), Senin (20/1).

Ia mengatakan saat ini sedang melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku. Seperti diketahui, aksi para pelaku berlangsung pada 1 Desember 2019 lalu, dimana saat korban Edi, 27, warga Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir pulang berdagang buah dengan mengendarai mobil Pick Up BM 8467 LP melintas di simpang TPI Jalan Wan Amir dibuntuti oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor metik.

Mengetahui hal itu Edi langsung menambah laju kendaraannya agar menjauh namun kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor matic itu terus mengikutinya. Setibanya di depan SPBU Yong Dollah korban sempat berencana singgah namun melihat kondisi yang sepi membatalkan niatnya tersebut.

Tak lama berselang, dari arah belakang pelaku mendekat, salah satu pelaku langsung menodongkan diduga sepucuk senjata api kearah korban yang membuatnya takut dan tancap gas.

Dimana dua pelaku menggunakan sepeda motor itu terus mengejar, bahkan melepaskan sebanyak dua kali tembakan kearah korban. Beruntung tembakan itu hanya mengenai kaca bagian samping dan tengah mobil tersebut.

Rasa takut akan terkena tembakan pelaku, Edi terus meningkatkan laju kendaraannya meski kondisi kaca mobil miliknya telah rusak dan pecah. Setelah terlibat kejar-kejaran panjang yang menegangkan itu, korban berhasil melarikan diri dengan memutar arah usai korban berhasil menyalip kendaraan lain didepannya.

Setelah memastikan tidak lagi diikuti dua pria pelaku yang menggunakan senjata diduga senpi tersebut. Korban lantas berhenti meminta bantuan dan langsung melaporkan hal itu ke pihak Kepolisian.

Editor : Mohamad Nur Asikin



Close Ads