alexametrics

Kali Keempat, Jateng Borong Penghargaan Proklim 2021 KLHK

19 Oktober 2021, 19:41:39 WIB

JawaPos.com – Untuk kali keempat, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mendapat piagam apresiasi pembina Kampung Proklim 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Ini membuktikan komitmen dan upaya serius Pemprov Jateng dalam meningkatkan kesadaran warga tentang isu perubahan iklim.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jateng Widi Hartanto mengatakan, piagam ini menjadi yang keempat bagi Pemprov Jateng, sejak 2017. Hingga kini, di provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo-Taj Yasin ini sudah ada 525 titik yang didapuk sebagai Kampung Proklim.

“Dari Jawa Tengah, juga ada dua desa yang menerima tropi Proklim Lestari. Yakni Desa Sruni, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali dan Desa Sambak, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang,” ujar Widi, Selasa (19/10).

Dua desa itu memperoleh penghargaan tertinggi karena berhasil mengurangi emisi gas rumah tangga dan memerangi perubahan iklim. Seperti Desa Sruni yang berhasil membuat biogas dari limbah kotoran sapi.

Selain itu, warga desa tersebut juga berhasil memerangi kekeringan dengan memanen air hujan. Praktis, selama lima tahun terakhir, warga Desa Sruni sudah tak bergantung lagi dengan droping air bersih.

Sementara itu, di Desa Sambak, warga kompak membuat biogas dari limbah industri tahu rumahan. “Desa Sambak ini sukses menangani limbah tahu jadi energi terbarukan,” papar Widi.

Menteri LHK Siti Nurbaya menyerahkan penghargaan Proklim 2021 kepada Plt. Kepala DLHK Jateng Widi Hartanto, Selasa (19/10/2021). (Pemprov Jateng for JawaPos.com)

Pemprov Jateng sendiri juga terus berkomitmen untuk mengajar seluruh masyarakat berperang melawan perubahan iklim. Selain sosialisasi terkait isu perubahan iklim, pemprov juga melakukan upaya nyata dengan memberikan bantuan berupa instalasi pengolahan limbah dan bibit pohon.

Dikatakan Widi, upaya perang terhadap perubahan iklim juga dilakukan pada wilayah pesisir utara Pulau Jawa. Hal ini guna menanggulangi dampak penurunan air tanah, baik di Pekalongan, Semarang maupun Demak.

“Program yang dikembangkan, di antaranya pembuatan MCK adaptif, restorasi mangrove, dan rumah adaptif yang ramah lingkungan. Ini untuk menghindari paparan rob atau land subsidence,” papar Widi.

Di sisi lain, lima daerah di Jawa Tengah juga diganjar sebagai penerima tropi kategori Proklim Utama. Di antaranya Dusun Lempong, Pucung, Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut, Cilacap; RW 03 Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Kemudian, RW 02 Kelurahan Laweyan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo; Desa Sawangan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang; dan Dusun Muntang, Kecamatan Kemangkun, Purbalingga.

Pemerintah Kabupaten Pati dan Pemkab Magelang juga didapuk sebagai pembina kampung Proklim tingkat kabupaten. (Eno)

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM




Close Ads