JawaPos Radar

Jalur Pendakian Gunung Agung Ditutup untuk Umum

19/09/2017, 17:43 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Jalur Pendakian Gunung Agung Ditutup untuk Umum
SELAMAT: Bule Jerman (bertopi dan dipapah) usai dievakuasi dari kawah Gunung Agung kemarin (Wayan Putra/Radar Bali)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah melakukan antisipasi sesuatu yang menimbulkan korban jiwa akibat kondisi aktif Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali. Termasuk menutup jalur pendakian gunung tertinggi di daerah tersebut.

"Pendakian ditutup," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (19/9).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status aktivitas Gunung Agung dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) pada Senin malam (18/9).

PVMBG pun telah merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Agung agar tidak beraktivitas. Termasuk para pendaki, pengunjung, dan wisatawan diminta untuk tidak berkemah di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area pada radius 6 km dari kawah puncak.

Atau, pada elevasi di atas 950 meter dari permukaan laut dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara, Tenggara dan Selatan-Baratdaya sejauh 7,5 km. "Zona ini harus kosong dari aktivitas masyarakat," tegas Sutopo.

Setidaknya pagi ini, berdasarkan laporan PVMG, tercatat 108 gempa vulkanik dangkal dengan durasi 10-30 detik, dan gempa tektonik lokal sebanyak 3 kali dengan durasi 30-35 detik. "Secara visual terlihat jelas dan tidak ada asap keluar dari kawah," pungkas Sutopo.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up