alexametrics

Wiranto Sebut Manokwari Sudah Tenang, Tjahjo Akan Kumpulkan 3 Gubernur

19 Agustus 2019, 16:03:25 WIB

JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto memastikan kondisi di Manokwari, Papua Barat sudah berangsur kondusif. Hal itu diketahui setelah menggelar rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait tentang situasi keamanan di sana.

“Saya tadi juga telah telepon Forkompimda Papua Barat dan telah sampaikan laporan bahwa Papua Barat dan Manokwari telah dapat ditenangkan,” ujar Wiranto di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (19/8).

Wiranto menuturkan, pemerintah memberikan jaminan sepenuhnya untuk terpeliharanya stabilitas keamanan di seluruh wilayah nasional. “Kepada aparat keamanan, baik TNI dan Polri sudah diinstruksikan untuk senantiasa melaksanakan tindakan persuasif dan terukur terhadap masyarakat,” imbuhnya.

Kerusuhan di Manokwari, Papua Barat. (Istimewa)

Di sisi lain, mantan Panglima TNI itu menyesalka kejadian ini. Karena dianggap telah mengganggu kebersamaan dan persatuan bangsa. Terlebih Indonesia baru saja merayakan hari kemerdekaan ke-74. “Akan kita usut secara tuntas dan adil siapapun yang manfaatkan insiden itu untuk kepentingan negatif,” ucap Wiranto.

Di tempat sama, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berencana mengumpulkan Gubernur Papua Barat, Gubernur Papua dan Gubernur Jawa Timur untuk membahas persoalan ini. Namun, dia terlebih dahulu menunggu situasi di Manokwari dan Jayapura mereda.

“Kami akan memanggil termasuk juga dalam waktu dekat setelah redanya di Jayapura. Kami juga akan minta klarifikasi dari pernyataan Sekda Papua,” kata Tjahjo.

Kerusuhan di Manokwari, Papua Barat. (Istimewa)

Lebih lanjut, Tjahjo mengingatkan agar seluruh kepala daerah lebih menjaga tutur katanya. Karena bisa menimbulkan salah persepsi dan berujung perselisihan seperti yang saat ini terjadi. Selain itu, mahasiswa asal Papua juga tersebar di banyak wilayah, sehingga diminta untuk tetap saling menghormati satu sama lain.

“Saya minta termasuk diri saya uuntukhati-hati membuat statmen. Karena statment sekecil apapun kalau emosional bisa menimbulkan opini yang berbeda dan bisa menimbulkan kesalahpahaman dan bisa menimbulkan seperti yang terjadi di Manokwari dan Jayapura,” pungkasnya.

Sebelumnya, intimidasi yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Tinur berbuntut panjang. Pagi ini, kerusuhan pecah di Manokwari, Papua Barat. Sejumlah elemen masyarakat menggelar demontrasi di sejumlah titik.

Dari video yang beredar, massa mulai melakukan pengerusakan sejumlah fasilitas. Bahkan terjadi aksi bakar-bakaran benda-benda di tengah jalan. Aksi ini dilakukan karena mereka tak terima mahasiswa Papua mendapat intimidasi.

Diketahui, arama mahasiswa di Kalasan, Surabaya digerudug sejumlah massa. Kejadian ini dilatar belakangi karena beredar sebuah video mahasiswa Papua mematahkan tiang bendera Merah Putih lalu dibuang ke selokan. Namun, belum ada kejelasan terkait kebenaran video tersebut.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads