JawaPos Radar

Ketua PB PASI: Belum Bisa Lari Udah Main Bola, Gimana Bisa Menang!

19/07/2018, 11:29 WIB | Editor: Kuswandi
Bob Hasan
Ketua Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Bob Hasan (Sabik/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Prestasi Lalu Muhammad Zohri sebagai juara dunia atletik U-20 cabang lari 100 meter memberikan banyak pelajaran. Latar belakang Zohri yang berasal dari daerah pedalaman dan rakyat dengan ekonomi kelas bawah, membuktikan tidak menghalangi seseorang mengharumkan nama bangsa.

Ketua Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Bob Hasan mengatakan, di daerah-daerah bahkan di wilayah pelosok disebut masih banyak bibit-bibit unggul seperti Zohri. Namun banyak dari mereka yang tidak bisa berkembang.

Penyebabnya karena mayoritas pemuda di daerah setelah mulai menginjak usia dewasa, mereka lebih tertarik dengan olahraga permainan dibanding atletik. Sehingga sosok seperti Zohri tidak bisa ditemukan dengan mudah.

"Atletik di daerah kan banyak sekali seperti Zohri, tapi pas meningkat ke SMP itu larinya ke sepak bola," ungkap Bob setelah mendapat piagam penghargaan dari Mendagri di Lapangan Madya komplek Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Kamis (19/7).

Pola fikir seperti ini disebut salah kaprah. Sebab atletik dianggap sebagai olahraga dasar harus terlebih dahulu dikuasi oleh atlet apapun termasuk atlek olahraga permainan. Jika hal itu diterapkan, maka peluang menjadi juara dapat semakin besar.

"Jadi belum bisa lari udah main bola, gimana bisa menang PSSI, inilah yang salah jadi harus belajar lari dulu baru olahraga permainan, baru bisa maju," tegasnya.

Lebih jauh Bob mengaku bersyukur dengan apresiasi pemerintah dalam mendukung pencarian bibit unggul di daerah. Hal itu diharapkan dapat menjadi awal baru kejayaan Indonesia dikancah olahraga internasional.

"Oleh karena itu saya senang sekali pemerintah membantu kita, pemdanya juga, sekarang ada perintah lagi dari pak Jokowi untuk mencari bakat di daerah," pungkas Bob.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up