alexametrics

BNPB Sebut Korban Banjir Bandung Sentani Butuh Bantuan Dasar

19 Maret 2019, 15:12:14 WIB

JawaPos.com – Jumlah korban bencana banjir bandang di Sentani, Jayapura, Papua masih terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat pada Selasa (19/3), total korban meninggal dunia mencapai 89 orang.

“82 korban meninggal akibat banjir bandang di Kabupaten Jayapura dan 7 korban meninggal dunia akibat tanah longsor di Ampera, Kota Jayapura,” ujar Kapusdatinmas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Selasa (19/3).

Sebanyak 1.613 personel tim gabungan dari 23 berbagai instansi dan lembaga masih melakukan penanganan darurat. Pada Senin (18/3) mereka berhasil menemukan 13 jenazah, yaitu empat jenazah di Kampung Sereh Tua, dua jenazah di Danau Sentani, tiga jenazah di BTN, dua jenazah di BTN Nauli 2, dua jenazah di BTN Citra Buana, dan satu jenazah di Kampung Hobong.

“Tim SAR gabungan akan terus mencari korban karena diperkirakan masih ada korban yang belum ditemukan,” katanya.

Jumlah korban hilang sesuai laporan dari keluarga dan masyarakat sebanyak 74 orang. Antara lain 34 orang dari Kampung Milinik, 20 orang dari BTN Gajah Mada, 7 orang dari Komplek Perumahan Inauli, 4 orang dari Kampung Bambar, 2 orang dari BTN Bintang Timur, 1 orang dari Sosial, 1 orang dari Komba, dan 3 orang dari Taruna Sosial.

Sementara itu, sebanyak 159 orang luka-luka, 84 orang luka berat dan 75 orang luka ringan. Jumlah pengungsi terus bertambah. Tercatat ada 6.831 orang pengungsi yang tersebar di 15 titik pengungsian.

“Banyak masyarakat yang memilih tinggal di pengungsian karena trauma dan takut akan adanya banjir bandang susulan. Akibatnya di beberapa titik pengungsian berjubel pengungsi,” paparnya.

Sutopo mengatakan, para pengungsi masih memerlukan bantuan kebutuhan dasar. Dapur umum, pos pelayanan kesehatan, dan posko sudah didirikan. Namun, masih diperlukan beberapa kebutuhan mendesak seperti MCK, air bersih, permakanan, matras, selimut, pakaian layak, genset, peralatan dapur, psikososial, dan sebagainya.

Kerugian sementara akibat bencana banjir bandang di Sentani meliputi 350 unit rumah rusak berat, 3 unit jembatan rusak berat, 8 unit drainase rusak berat, 4 jalan rusak berat, 2 unit gereja rusak berat, 1 unit masjid rusak berat, 8 unit sekolah rusak berat, 104 unit ruko rusak berat, dan 1 unit pasar rusak berat.

Terakhir, data korban terdampak yakni 11.725 KK yang terdapat di tiga distri (kecamatan) yaitu Distrik Sentani, Waibu dan Sentani Barat.

Editor : Kuswandi

Reporter : Yesika Dinta

Copy Editor :

BNPB Sebut Korban Banjir Bandung Sentani Butuh Bantuan Dasar