alexametrics

Menteri Budi Karya Harapkan CVR Sriwijaya Air Segera Ditemukan

19 Januari 2021, 19:28:40 WIB

JawaPos.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. Kunjungan tersebut dalam rangka menyemangati para tim SAR gabungan untuk terus berjuang menemukan korban, serpihan pesawat, hingga kotak hitam Cockpit Voice Recorder (CVR).

“Bapak Presiden telah menginstruksikan kami untuk secepatnya menemukan jasad para korban, serpihan pesawat dan kotak hitam CVR,” kata Budi Karya dalam keterangannya, Selasa (19/1).

Budi mengharapkan, tim SAR gabungan segera menemukan CVR milik pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1) lalu. CVR itu guna menganalisis penyebab jatuhnya pesawat.

“Insya Allah kita bisa dapatkan CVR, sehingga dapat segera dianalisis oleh KNKT, dan menjadi dasar kami untuk membuat kebijakan terkait dengan safety,” harap Budi.

Budi juga sempat berkunjung ke posko terpadu di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Budi melihat-lihat hasil temuan dari tim gabungan yang melaksankan operasi SAR.

Operasi SAR pada hari ke-11 pesawat Sriwijaya Air SJ-182 diwarnai cuaca ekstrem. Sehingga mengakibatkan tingginya gelombang pada lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.

Untuk hari ini kondisi cuaca sangat tidak bersahabat, sangat tidak menguntungkan untuk dilakukan penyelaman, data terakhir yang saya terima dilapangan gelombang sampai 1,5 meter sampai 2,5 meter, dengan kecepatan angin sekitar 31 knot,” ujar Rasman di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (19/1).

Hingga Senin (18/1) kemarin, sambung Rasman, pihaknya telah berhasil mengumpulkan 310 kantong jenazah, 60 kantong serpihan pesawat, 55 bagian pesawat besar, satu FDR dan satu casing CVR. Pada hari kesebelas ini, tim SAR akan fokus pada sektor yang cukup banyak menemukan korban hingga puing pesawat.

“Kita lebih fokus kepada sektor yang selama ini kita bisa mendapatkan banyak objek-objek pencarian. Jadi kita tidak lagi menyebarkan terlalu jauh. Kita lebih fokus ke situ,” tandas Rasman.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Muhammad Ridwan


Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads