JawaPos Radar

Mimpi Honorer Jadi PNS Bakal Sirna, Jika Jokowi Tanda Tangan Ini

18/12/2017, 00:05 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Honorer
Aksi honorer menuntut pengangkatan sebagai PNS (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Peluang ratusan ribu honorer kategori dua (K2) menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan tertutup jika Presiden Joko Widodo tidak menandatangani Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Para pegawai honorer itu beralasan bila RPP tersebut ditetapkan pemerintah dalam waktu dekat ini, maka otomatis peluang mereka menjadi CPNS akan tertutup. Perjuangan untuk mengubah status dari honorer menjadi PNS pun berakhir di jalan buntu. 

Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih mengungkapkan, informasi terakhir yang mereka terima adalah saat ini Men-PANRB telah menyusun draf PP tentang penyelesaian honorer K2 dimasukkan dalam P3K dengan mekanisme harus melalui tes kembali.

“Karena itu, seandainya Presiden Jokowi menandatangani draf PP tersebut, maka pupus sudah harapan kami. Habislah nasib kami dan terhenti sudah langkah kami," ujar Titi kepada JPNN (Jawa Pos Group), Minggu (17/12).

Titi juga menyebutkan, honorer K2 yang berusia 35 tahun ke bawah dengan masa pengabdian 13 tahun berjumlah sekitar 132.934 orang dengan jumlah honor per bulan Rp 150 ribu.

Namun, seiring terus berjalan waktu, Titi yakin jumlah ini terus berkurang karena banyak yang sudah meninggal dan berhenti bekerja sebagai pegawai honorer.

Menurut Titi, upaya untuk bertemu Jokowi, sudah banyak dilakukan oleh organisasinya. Mulai dari agenda presiden ke Banjarnegara hingga acara Lebaran Betawi di Setu Babakan dan Garut. Namun masih gagal. 

Sebelumnya, honorer K2 juga telah mengirimkan surat resmi ke Sekretariat Negara untuk permohonan audiensi karena tidak bisa lagi berharap, kecuali kepada presiden.

"Namun, kami harus kecewa karena surat tersebut dijawab oleh seorang Staf Sekretaris Kabinet melalui sambungan handphone. Katanya permohonan ditolak karena agenda presiden penuh," kenang Titi.

Dia berharap, kali ini presiden mau berpihak kepada honorer K2. “Karena itu, Bapak Presiden Jokowi, perkenankanlah menerima kami," harapnya.

(dms/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up