alexametrics

CFD Ditiadakan, Ruas Jalan Sekitar Senayan Ditutup

18 Oktober 2019, 07:51:53 WIB

JawaPos.com – Acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada 20 Oktober 2019 berdampak pada sejumlah agenda rutin yang biasa dijalankan warga DKI Jakarta. Salah satunya yakni Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan yang kerap diadakan setiap hari minggu.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, CFD yang biasa dilakukan disepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin akan ditiadakan pada 20 Oktober mendatang. Akses jalan akan digunakan untuk mobilisasi masyarakat yang hendak menuju gedung DPR/MPR RI Senayan.

“CFD hari Minggu (20/10) ditiadakan,” kata Syafrin kepada wartawan, Kamis (17/10).

Peniaadaan CFD pada pekan ini karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghormati pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Gedung MPR, Senayan. Jadi, CFD baru akan diadakan kembali pada pekan depan.

“Kita memberikan ruang pada publik untuk yang akan menghadiri acara tersebut menyaksikan pelantikan,” tegas Syafrin.

Diketahui, Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin akan dilantik pada 20 Oktober mendatang. Proses pembacaan sumpah jabatan direncanakan akan dimulai pukul 14.00 WIB, di gedung DPR/MPR RI Senayan.

TNI mengerahkan 30 ribu pasukan gabungan dari polri dan pemerintah daerah untuk mengamankan hajat ini. Mereka akan dibagi dalam 3 ring pengamanan. Ring pertama di bawah tanggungjawab Paspampres, ring 2 TNI, dan ring 3 gabungan TNI-Polri dan unsur lainnya.

Adapun sejumlah objek yang menjadi bagian pengamanan ini yaitu Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarga, tamu luar negeri, tamu negara, utusan khusus dan lain sebagainya. Mereka akan dikawal mulai dari kedatangan, perjalan menuju hotel, perjalanan menuju gedung DPR, hingga pulang kembali.

Sedangkan objek vital yang akan diamankan yakni sarana dan prasarana yang akan digunakan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, tamu negara, gedung DPR/MPR RI, Bandara Internasional Soekarno Hatta dan Halim Perdanakusuma, PLN Gandul, tempat logistik pertamina dan area lainnya.

Demi menjaga kelancara acara tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga akan melakukan rekayasa lalu lintas disekitar gedung DPR/MPR RI Senayan.

Mulai dengan Kamis (17/10) sampai hari pelantikan, sejumlah ruas jalan disekitat gedung tersebut akan ditutup.

“Betul demikian, ada beberapa ruas jalan yang ditutup,” kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir, saat dikonfirmasi, Jumat (18/10).

Pengaliha arus ini guna mengamankan gedung DPR RI dari berbagai ancaman gangguan. Sebab, pada 20 Oktober nanti, Indonesia akan menjadi sorotan dunia. Terlebih, banyak pula tamu negara dalam dan luar negeri.

“Para pengendara diharap bisa tetap mematuhi peraturan yang ada saat berkendara,” tegas Nasir.

Berikut ini pengalihan arus lalu lintas disekitar gedung DPR/MPR RI:

1. Arus lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto menuju Gedung DPR/MPR dibelokkan ke kiri Jalan Gerbang Pemuda.

2. Arus lalu lintas dari Jalan Gerbang Pemuda menuju Jalan Gatot Subroto arah barat, putar balik di kolong layang Ladogi ke Jalan Gerbang Pemuda.

3. Arus lalu lintas dari Tol Dalam Kota yang akan keluar di offramp Pulo Dua, diluruskan ke arah tol Tomang.

4.  Pojokan Manggala Wanbakti dari Timur ke Barat mengarah traffic light Slipi dan yang mengarah Stasiun Palmerah ditutup.

5. Arus lalu lintas dari Jalan Palmerah Timur menuju Jalan Gelora  diluruskan ke arah Jalan Tentara Pelajar.

6. Arus lalu lintas dari Jalan Asia Afrika menuju Jalan Gelora dibelokkan ke kanan Jalan Gerbang Pemuda.

7. Arus lalu lintas dari Jalan Gerbang Pemuda menuju Jalan Gelora dibelokkan ke kiri Jalan Asia Afrika.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads