JawaPos Radar

Demi Status PNS, Sukma Nekat Jalan Kaki dari Indramayu ke Jakarta

18/10/2018, 19:35 WIB | Editor: Dimas Ryandi
guru honorer
Ilustrasi guru honorer saat menggelar aksi menuntut perhatian pemerintah soal pengangkatanya menjadi PNS. (jpnn/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Sukma Umbara seorang Guru Tidak Tetap (GTT) nekat berjalan kaki sejauh ratusan kilometer dari Indramayu hingga Jakarta. Aksi itu ia lakukan agar bisa mendapat perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Biarlah saya yang maju. Siapa tahu dengan jalan kaki, presiden mau mendengarkan aspirasi seluruh honorer K2 terutama Kabupaten Indramayu," kata guru di SDN Cadasngampar Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu ini, Kamis (18/10).

Sejak Senin, 15 Oktober, pria yang akrab disapa Kang Sukma itu memulai aksi jalan kakinya. Misinya tidak lain menyampaikan aspirasi honorer K2 langsung ke Presiden Jokowi, bila bertemu nanti.

Dia tahu, aksi jalan kakinya ini penuh risiko. Itu sebabnya, sebelum melakukan perjalanan dia sudah membuat surat pernyataan. Isinya dia bertanggung jawa penuh bila sesuatu terjadi dengannya.

"Aksi ini murni inisiatif saya. Tidak ada paksaan dari pihak manapun. Ini semata-mata demi perjuangan mendapatkan hak kami sebagai PNS setelah bertahun-tahun mengabdi menjadi honorer," ujar Kang Sukma, Kamis (18/10).

Dia menyebutkan, nantinya sebelum bertemu Jokowi, akan lebih dulu mendatangi Gedung DPR RI di Senayan. Dia percaya masih ada banyak legislator yang tetap konsisten mendukung perjuangan honorer K2 menjadi PNS.

Baginya, tidak ada status yang layak untuk honorer K2 selain PNS. Karean wacana status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sangat tidak diinginkan K2.

"Menjadi PPPK sama saja menjerumuskan nasib kami ke jurang yang sama. Kami ingin menghabiskan sisa umur kami dengan menikmati status PNS," ucap yang belum tahu sampai tanggal berapa tiba di Jakarta.

Sementara itu, sesama honorer K2 dan sekaligus pengurus pusat Forum Honorer K2-Persatuan Guru Republik Indonesia (FHK2-PGRI) Riyanto Agung Subekti alias Itong mengaku, sangat terharu melihat pengorbanan Kang Sukma. Dia mendoakan Kang Sukma bisa tiba di Jakarta dengan selamat.

"Kami sangat berharap semoga Presiden Jokowi bisa menemui Kang Sukma dan segera menyelesaikan masalah honorer K2 ini dengan diskresi dalam bentuk Peraturan Presiden ataupun Keputusan Presiden," pungkas Itong. 

(jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up