alexametrics

BKN Jelaskan Besaran Tunjangan Pegawai KPK Jika Sudah Jadi ASN

18 September 2019, 10:31:57 WIB

JawaPos.com – Pemerintah akan segera mengubah status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara). Seperti diatur di dalam Revisi UU 30 Tahun 2002 yang telah disetujui DPR bersama pemerintah pada Selasa (17/9).

Adanya perubahan status ini tentu saja akan berdampak pada jumlah gaji per bulan dan tunjangan dari yang di biasa didapat pegawai KPK. Karena sebagai lembaga adhoc, gaji pimpinan dan pegawai KPK memang lebih tinggi dibanding PNS. Jika nantinya berubah menjadi ASN otomatis sistem penggajiannya juga berubah.

Menanggapi itu, Karo Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, pegawai KPK harusnya tidak perlu takut dengan pengurangan tunjangan. Sebab, pengaturan untuk ASN KPK pasti berbeda.

“Tenang, pegawai KPK pokoke don’t worry, be happy. Fokus saja pada tupoksi yang ada dan tetap semangat,” kata Ridwan, Rabu (18/9).

Dia menambahkan, pelaksanaan UU KPK yang baru, butuh waktu yang cukup lama. Sebab, aturan pelaksanaanya juga harus dibahas lintas kementerian/lembaga. Apalagi Presiden Jokowi sudah menyatakan akan ada masa transisi dari pegawai KPK ke ASN.

“Mohon sabar menunggu mekanisme pengalihannya seperti apa,” ucapnya.

Ridwan juga menuturkan, ada kemungkinan soal besaran tunjangan ASN KPK yang tidak akan berubah, meski statusnya sudah berubah. Meski pun diakuinya belum ada pembahasan detail.

“Tapi kelihatannya tidak akan berubah jumlah tunjangan yang diterima. Makanya tak perlu waswas dan tetap fokus bekerja,” paparnya.

Perbedaan jumlah uang tunjangan di kalangan PNS menurut Ridwan sudah hal biasa. Dia mencontohkan pejabat Eselon II PNS di BKN tidak sama dengan kementerian/lembaga lain seperti Kemenkeu, Mahkamah Agung (MA) atau Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Ada yang tiga kali lipat dari tunjangan saya. Padahal sama-sama Eselon II dengan golongan IV/c. Intinya tunjangannya dihitung berdasarkan grade masing-masing K/L. Kalau KPK kan grade-nya tinggi karena tanggung jawabnya besar maka tunjangan ASN-nya juga besar,” tandasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads