alexametrics

Usai di Tes Antigen, 486 Pegawai Kemenko PMK Negatif Covid-19

18 Mei 2021, 05:42:46 WIB

JawaPos.com – Pencegahan penularan virus korona atau Covid-19 terus digalakkan oleh Pemerintah. Hal ini sebagaimana dilakukan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Kementerian yang dipimpin oleh Muhadjir Effendy ini mewajibkan kepada setiap pegawainya untuk menjalani tes cepat antigen. Sebanyak 486 pegawai termasuk 12 pekerja catering dan 6 pramubakti dinyatakan negatif Covid-19. Langkah ini dilakukan pada hari pertama kerja usai libur lebaran 2021.

“Hari ini, seluruh pegawai di Kemenko PMK, Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN yang berjumlah sekitar 486 orang, kita lakukan swab antigen dan hasilnya semua negatif,” kata Sekretaris Kemenko PMK (Sesmenko PMK) Satya Sananugraha dalam keterangannya, Senin (17/5).

Satya menyampaikan, pelaksanaan tes cepat antigen yang dilakukan di lingkungan Kantor Kemenko PMK sebagai langkah antisipasi guna memastikan seluruh pegawai dalam kondisi sehat dan terbebas dari Covid-19.

“Kita tahu bahwa minggu lalu libur cukup panjang dan kita tidak bisa mengawasi 24 jam penuh aktifitas masing-masing pegawai. Karena itu, swab antigen ini kita lakukan untuk memastikan seluruh pegawai sehat dan terbebas dari Covid-19 sebelum mereka kembali beraktifitas dan bekerja dari kantor,” ucap Satya.

Pria yang akrab disapa Sani itu juga menegaskan, Kemenko PMK telah menginstruksikan kepada seluruh pegawai untuk tidak melaksanakan mudik lebaran. Hal tersebut sebagaimana perintah dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan ke Luar Daerah dan atau Mudik dan atau Cuti Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara.

“Sesuai instruksi tersebut, seluruh pegawai Kemenko PMK tercatat tidak ada yang mengajukan cuti baik itu untuk libur lebaran apalagi untuk mudik,” tegas Satya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads