alexametrics

Mata Kuliah Startup Digital yang Hadir Pada 2022 Bersifat Opsional

18 Mei 2021, 11:46:32 WIB

JawaPos.com – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) bersama Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) melakukan kolaborasi untuk meningkatkan industri digital dalam negeri, yakni melalui mata kuliah Startup Digital.

Adapun, target dari kedua kementerian ini adalah partisipan yang mencapai hasil 100 ribu orang, baik dari kalangan dosen dan mahasiswa. Mata kuliah ini tidak wajib diambil atau hanya menjadi opsi pilihan saja.

Untuk diketahui, mata kuliah wajib kurikulum (MKWK) Dikti secara nasional adalah 4 mata kuliah, yaitu Bahasa Indonesia, Kewarganegaraan, Agama dan Pancasila. Dengan demikian mata kuliah Startup Digital bukan MKWK.

“Jika otoritas perguruan tinggi ingin menyempurnakan kurikulum yang relevan dengan era digital, dengan menambahkan mata kuliah start up digital menjadi mata kuliah tambahan atau pilihan, maka dapat diputuskan secara otonom,” jelas Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Sesditjen Dikti), Paristiyanti Nurwardani, Selasa (18/5).

Mata kuliah Startup Digital menjadi bagian dari program Merdeka Belajar: Kampus Merdeka (MBKM), khususnya kegiatan kewirausahaan-start up digital yang dapat diambil oleh mahasiswa yang berminat menjalankan program tersebut.

“Kami akan dorong hadirnya mata kuliah Startup Digital pada tahun 2022 namun perlu kami luruskan bahwa sifatnya opsional seperti program kewirausahaan yang selalu jadi opsi sebagai bagian dari Kampus Merdeka,” ujar Paristiyanti.

Mata kuliah ini akan terus dimatangkan dan persiapkan mulai tahun ini untuk memberikan pelatihan startup kepada dosen yang nantinya akan mengampu mata kuliah tersebut. Diharapkan mata kuliah Startup Digital dapat semakin memperkaya pilihan bagi mahasiswa dalam menjalankan program MBKM.

“Melalui hal ini nantinya mahasiswa dapat semakin mudah mengembangkan diri sesuai dengan minat dan kompetensinya masing-masing agar dapat bersaing di dunia kerja,” pungkasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads