alexametrics

Sah, MA Tolak Uji Materi Permendikburistek Tentang Kekerasan Seksual

18 April 2022, 19:11:53 WIB

JawaPos.com – Mahkamah Agung (MA) menolak uji materi (judicial review) terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual yang diajukan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM).

Penolakan terhadap Nomor Perkara: 34 P/HUM/2022 diputuskan pada Kamis, 14 April 2022.  ’’Amar putusan tolak permohonan hak uji materil,” tulis MA dalam situs Kepaniteraan MA seperti dilihat pada Senin (18/4).

Keputusan penolakan uji materi tersebut dibuat oleh Hakim Mahkamah Agung Yodi Martono Wahyudi, Hakim Is Sudaryono, dan Hakim Supandi.

Sebagai informasi, LKAAM mengajukan uji materi terhadap Pasal 5 Ayat huruf (b), (f), (g), (h), (j), (i), dan (m). Dalam pasal tersebut memuat mengenai frasa ‘tanpa persetujuan korban’. LKAAM memandang frasa ini menjadi pintu membuka terjadinya perzinaan di lingkungan perguruan tinggi.

Sebelumnya, sejumlah akademi lintas universitas mendesak agar MA menolak uji materi Permendikbudristek PPKS. Desakan tersebut tertuang dalam empat rekomendasi yang disuarakan sejumlah akademisi dari Universitas Indonesia, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara kepada MA, yakni; pertama menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya; kedua menyatakan pembentukan Permendikbudristek ini sudah memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku; ketiga Permendikbudristek ini punya kekuatan hukum; dan keempat menghukum Pemohon untuk membayar biaya perkara.

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Sulistyowati Irianto, menegaskan Permendikbudristek PPKS adalah instrumen hukum yang paling ditunggu di perguruan tinggi di Indonesia. Selama ini, ketiadaan hukum yang memadai di tingkat nasional maupun perguruan tinggi tidak dapat menangani kasus para korban kekerasan seksual, yang umumnya mahasiswi.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads