alexametrics
Musibah Banjir Bandang Sentani

Pemda Lakukan Penanganan dan Pemulihan Dini Pasca Banjir Bandang

18 Maret 2019, 18:58:33 WIB

JawaPos.com – Upaya penanganan banjir bandang di Sentani, Jayapura, Papua telah dilakukan pemerintah daerah setempat sejak hari pertama kejadian, Sabtu (16/3). Saat ini, pengungsi maupun korban luka-luka sudah dilayani dengan baik.

“Pos Komando yang didirikan di Kantor Bupati Jayapura telah melayani korban luka dan terdampak melalui pelayanan medis maupun dapur umum,” ujar Kapusdatinmas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Senin (18/3).

Pelayanan medis tersebut didukung kembali oleh operasional rumah sakit yang telah berfungsi kembali, yaitu RSUD Yowaris, sedangkan RS Dian Harapan, RS Bhayangkara, RS Abepura dan RS Aryoko difungsikan sebagai rumah sakit rujukan.

“Dinas terkait bersama TNI dan Polri melakukan upaya pemulihan dini, seperti pembersihan kayu gelondongan, bebatuan, puing-puing dan material lain dengan alat berat,” katanya.

Di samping itu, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura mengerahkan empat unit ekskavator, empat wheel loader (traktor dengan roda karet untuk mengangkut material), dan 10 dump truck (truk jungkit) untuk pembersihan ruas Jalan Nasional Jayapura-Sentani-Kemiri sepanjang 70 km yang tertutupi lumpur dan pohon tumbang.

Diketahui, banjir bandang itu menerjang sembilan kelurahan dengan tiga kelurahan yang mengalami kerusakan parah adalah Dobonsolo, Doyo Baru dan Hinekombe. Kesembilan kelurahan yang terdampak adalah Kelurahan Dobonsolo, Hinekombe, Hobong, Ifale, Ifar Besar, Keheran, Sentani Kota, Sereh, dan Yobhe.

Hingga Senin (18/3), banjir telah menyebabkan 79 orang tewas dan 43 orang hilang. Selain itu, rumah rusak berat berjumlah 350 unit dan rumah terendam di BTN Bintang Timur Sentani 211 unit. Sejumlah fasilitas umum juga mengalami rusak berat, yaitu sekolah delapan unit, tempat ibadah tiga unit, drainase tiga unit, dan jembatan tiga unit.

Terkait dengan penanganan pascabanjir, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan BNPB segera mengevakuasi korban bencana banjir bandang. Prioritas evakuasi bertujuan untuk menghindari bertambahnya jumlah korban meninggal duni dan luka-luka.

“Presiden Jokowi memerintahkan penghijauan dan penanaman kembali hutan di hulu sungai yang bermuara di Danau Sentani,” terang Sutopo.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo telah melaporkan kepada presiden terkait dampak bencana dan penanganan darurat saat ini. 

“BNPB dan kementerian/lembaga terkait sudah berada di lokasi untuk memberikan pendampingan dan bantuan kepada pemerintah daerah setempat,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Yesika Dinta

Copy Editor :

Pemda Lakukan Penanganan dan Pemulihan Dini Pasca Banjir Bandang