Jangan Lupakan Budaya, Nama IKN Diusul Serap Masukan Warga Setempat

18 Januari 2022, 14:29:59 WIB

JawaPos.com – Nama Nusantara yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk Ibu Kota Negara (IKN) menjadi perbincangan publik. Banyak yang mempertanyakan kenapa Nusantara ditetapkan sebagai nama dari ibu kota baru.

Sejarawan Andi Achdian menilai bahwa sebaiknya pemerintah merangkul semua pihak, khususnya tokoh masyarakat setempat dan menjelaskan proses dari pengambilan nama tersebut. Hal ini di maksudkan agar tidak ada kesalahpahaman publik.

“Saya kira masyarakat kita punya tradisi panjang dan sejarahnya. Mereka menamai wilayah mereka kan juga dengan kesadaran sejarah dan budayanya, sudah ada nama-nama sebelumnya kan,” tutur dia ketika dihubungi JawaPos.com, Selasa (18/1).

“Masyarakat juga sudah punya gagasan kebudayaan tentang wilayahnya. Nama itu tidak sekedar nama,” sambungnya.

Menurutnya, kejadian ini sama prosesnya seperti pada zaman orde baru, di mana banyak nama jalan berubah menjadi nama jenderal. Hal seperti tersebut diharapkan tidak terjadi saat ini.

Ia pun merekomendasikan untuk melakukan diskusi kembali atau menjelaskan lebih detil proses pengambilan kata Nusantara sebagai nama IKN kepada masyarakat luas. Sebab, penjelasan terkait penetapan nama ini masih belum jelas.

“Kita ambil pandangan dari masyarakat di sana. Coba dengarkan apa harapan mereka. Masa pemerintah tidak punya kesempatan seperti itu? Ajak saja orang di lingkungan sekitar untuk berbicara, konsultasi. Kan mereka yang di sana, sudah lama berabad-abad tiba-tiba namanya diganti,” pungkas dia.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads