alexametrics

Setelah 11 Siswa Tenggelam, Kemenag Larang Kegiatan di Luar Sekolah

17 Oktober 2021, 09:56:20 WIB

Setelah Insiden Tenggelamnya 11 Pelajar saat Susur Sungai

JawaPos.com – Musibah meninggalnya 11 pelajar MTs Harapan Baru, Ciamis, saat kegiatan susur sungai di Sungai Cileueur Leuwi Ili pada Jumat (15/10) berbuntut. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis melarang kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan di luar sekolah.

”Kegiatan (ekstrakurikuler) harus difokuskan di dalam sekolah dengan pengawasan ketat,” kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ciamis Asep Lukman Hakim kepada wartawan dilansir dari Radar Tasikmalaya kemarin (16/10).

Dia menegaskan, harus ada pembatasan di kegiatan dalam sekolah atau kampus karena masih dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). ”PTM (pertemuan tatap muka) saja terbatas,” katanya.

Terpisah, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag M. Ali Ramdhani menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut. ’’Semoga keluarga para siswa tetap tabah dan sabar. Para siswa meninggal saat ikut proses pendidikan, insya Allah mereka syahid,” ujar Ali.

Dia berharap ada evaluasi dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler madrasah, khususnya kegiatan yang memiliki potensi risiko tinggi. Keamanan dan keselamatan dalam kegiatan pembinaan madrasah harus menjadi perhatian dan prioritas. ’’Kegiatan yang berisiko tinggi harus benar-benar memperhatikan aspek keselamatan. Ini akan kita evaluasi,” tegasnya. ’’Saya sudah meminta Kabid Madrasah Kanwil Jabar agar bisa segera melakukan hal tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Humas MTs Harapan Baru Dandeu Rifai Hielmy menyatakan bahwa sekolah juga akan membatasi kegiatan Pramuka di luar pesantren. ”Insya Allah akan dilakukan pembatasan lingkungan pesantren pada ekstra Pramuka,” katanya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : isr/c17/fal




Close Ads