JawaPos Radar

Datang ke Marunda, Jokowi Berpesan Warga Tidak Terpecah Karena Pilpres

17/10/2018, 22:11 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Datang ke Marunda, Jokowi Berpesan Warga Tidak Terpecah Karena Pilpres
Presiden Jokowi berpesan warga Marunda tak mudah terpecah karena pilpres 2019. (Dok. Pemprov DKI Jakarta)
Share this

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kesekian kalinya mampir kembali ke Marunda Jakarta Utara. Kali ini kedatangannya adalah untuk membagikan 10.000 sertifikat tanah agar masyarakat dapat sejahtera.

Dalam sambutannya, Jokowi berpesan agar menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, masyarakat harus sadar akan adanya perbedaan. Agar ke depan, hal tersebut tidak dipakai untuk memecah belah masyarakat.

"Kita juga harus paham dan tahu, negara ini dianugerahi perbedaan. Inilah anugerah yang diberikan Allah kepada kita. Saya titip marilah kita jaga bersama kita rawat persatuan, persaudaraan, kerukunan kita," terangnya di Marunda, Jakarta Utara, Rabu (17/10).

"Jangan sampai karena pilihan Bupati, Walikota, Gubernur, atau Pemilihan Presiden, kita menjadi terpecah dan terbelah, nggak boleh. setuju nggak," serunya pada warga yang hadir.

Menurutnya, semua biang perpecahan adalah akal-akalan dari para politisi yang ingin mencuri perhatian. Sehingga, Jokowi meminta masyarakat untuk cerdas dalam memilah informasi yang didapatkan.

"Ini pinternya orang-orang politik saja mempengaruhi. Masyarakat sekarang harus pinter cerdas, kalo ada pemilihan, ya kita lihat mestinya kontestasi politik itu dilihat adu program, adu ide, adu gagasan, Adu prestasi, adu rekam jejak," tegas Jokowi.

Maka ke depan, Jokowi mengimbau agar masyarakat dapat terus bersatu dalam menjaga kebhinekaan. "Jangan sampai karena pemilihan di seluruh daerah di nusantara ini kita menjadi kelihatan terpecah-pecah," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri ATR Sofyan Djalil mengatakan ada 1,6 juta bidang tanah di Jakarta yang memang tanahnya mesti disertifikasi. Sehingga, Sofyan berharap Anies dapat membuka pintu kerja sama untuk memberikan sertifikat kepada warga.

"Tahun ini kita akan keluarkan sertifikat di DKI 332 ribu sertifikat. Sisanya tahun depan tinggal 70 ribu akan kita selesaikan Insya Allah," tutur Sofyan.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up