JawaPos Radar

BKN Catat 70 PNS Sulteng Meninggal dan Hilang Akibat Bencana

17/10/2018, 10:58 WIB | Editor: Kuswandi
PNS
Ilustrasi: Pegawai Negeri Sipil (Dok. Radar Mojokerto)
Share this

JawaPos.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat sebanyak 70 pegawai negeri sipil (PNS) meninggal dunia dan hilang akibat bencana gempa disertai tsunami yang menerjang Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) lalu. Mereka berasal dari pemerintah kota dan kabupaten di Palu, Sigi, dan Donggala.

“Sampai saat ini ada 70 orang minimal PNS yang menjadi korban gempa dan tsunami di daerah Sulteng,” ujar Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan di kantornya, Selasa (16/10).

Dia merincikan, 45 orang di Kota Palu, yakni 19 laki-laki meninggal, 1 belum ditemukan, dan 22 perempuan meninggal, 3 belum ditemukan. Kemudian 25 orang di Kabupaten Sigi, antara lain 8 laki-laki meninggal, 2 belum ditemukan, dan 15 wanita meninggal.

“Untuk Kabupaten Donggala dan Parigi Moutong sampai saat ini belum ada data,” katanya.

Pihaknya pun tidak bisa memaksakan untuk mendapatkan data tersebut lantaran kondisi yang memang belum pulih seutuhnya. Meski sudah mulai aktif bekerja, PNS di lingkungan Pemprov Sulteng masih terkendala fasilitas sarana dan prasarananya.

“Saya coba terakhir kontak tadi mereka sampaikan ‘jangankan mau menghitung sisa pasukan pak, laptop dan komputer yang di kantor juga hancur’,” tutur dia.

Sementara itu, data terakhir BNPB pada Kamis (11/10) pukul 13.00 WIB, korban meninggal dunia di Sulteng mencapai 2.073 jiwa. Rinciannya, yaitu 171 di Donggala, 1.663 di Palu, 223 di Sigi, 15 di Parigi Moutoung dan 1 orang di Pasang Kayu.

Kemudian, masih ada 2.549 korban mengalami luka berat dan 8.130 luka ringan yang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Korban hilang yang dilaporkan ada sebanyak 680 orang, dan pengungsi tercatat 87.725 orang. 

 
 
 
 

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up