JawaPos Radar

IPW: Penunjukan Ari Dono Selamatkan Sistem Kaderisasi di Polri

17/08/2018, 17:34 WIB | Editor: Imam Solehudin
Neta S Pane
Ketua Prsidium IPW, Neta S Pane menilai penunjukan Komjen Ari Dono sebagai Wakapolri, sebagai tindakan yang tepat. (Dok.JawaPos)
Share this image

JawaPos.com - Terpilihnya Komjen Pol Ari Dono Sukmanto sebagai Wakapolri dapat menyelamatkan kaderisasi di dalam korps Bhayangkara. Dengan kata lain, pola kaderisasi yang dibangun Polri selama ini tetap terjaga.

Hal tersebut diutarakan Ketua Presidium Indonesian Police Watch, Neta S Pane. “Dengan diangkatnya Ari Dono sebagai Wakapolri, sistem kaderisasi yang dibangun Polri selama ini tidak terganggu,” ucap Neta sebagaimana dilansir RMOL.co (Jawa Pos Grup), Jumat (17/8).

Jika saja, Irjen Pol Idham Aziz jadi dilantik, lanjut Neta, tentu akan membuat kader-kader kepolisian akan frustrasi. Mereka bisa hilang harapan lantaran sistem kaderisasi tidak punya kejelasan.

“Sebab Wakapolri adalah jabatan karir paling tinggi di kepolisian, sedangkan jabatan Kapolri lebih bersifat politis dan menjadi hak prerogatif presiden,” ujarnya.

Neta berpandangan, sistem urut kacang yang tentunya mempertimbangkan kualitas, kapasitas dan kapabilitas para calon ini akan lebih menghargai institusi. Ketimbang membiarkan adanya 'aksi lompat pagar' dalam penunjukkan jabatan Wakapolri.

Ari Dono sendiri sudah cukup lama bertugas di lingkungan elite Mabes Polri. Dimulai dari Wakabareskrim dan Kabareskrim, sehingga sangat memahami dinamika yang terjadi di tataran elite kepolisian.

"Pemilihannya sebagai Wakapolri adalah solusi yang tepat di tengah panasnya tarik menarik," tutupnya.

(mam/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up