alexametrics

Konflik Palestina, PPI Desak Pemerintah Galang Kekuatan Internasional

17 Mei 2021, 16:27:34 WIB

JawaPos.com – Pimpinan Nasional (Pimnas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) merespons meningkatnya tensi konflik, kekerasan, dan jatuhnya korban sipil di Palestina. Menurut mereka konflik antara Israel dan Palestina itu berpotensi kian membesar.

Informasi terbaru pada Minggu (16/5) kemarin menyebutkan hampir 200 orang warga Palestina tewas akibat serangan Israel di jalur Gaza dalam sepekan terakhir. Angka tersebut termasuk 58 anak-anak. Sementara korban luka mencapai 1.200 orang.

Presidium PPI Andy Soebjakto mendorong seluruh elemen masyarakat di Indonesia untuk menghidupkan empati dan doa kepada saudara-saudara di Palestina. “Juga penting untuk menghindari konflik dan pertentangan di dalam negeri,” katanya kepada wartawan Senin (17/5).

Menurut Andy, persatuan nasional di dalam negeri adalah modal dasar sosial dan politik untuk menjaga eksistensi bangsa dan negara Indonesia. Termasuk perannya turut menciptakan perdamaian dunia.

Dia juga menambahkan, PPI menghargai upaya pemerintah Indonesia menggalang kekuatan internasional untuk mengecam Israel. Sekaligus untuk menghentikan perang yang tidak seimbang di sana. Menurutnya, upaya-upaya itu harus dilanjutkan untuk bisa semakin nyata dan besar.

“Sehingga bisa memaksa Israel menghentikan segala tindakannya yang selama ini penuh opresi (pemaksaan, Red) kepada Palestina,” jelasnya.

Baca Juga: Joe Biden Tegaskan Dukungan ke Israel, Muslim AS Boikot Gedung Putih

Kemudian PPI juga menyebutkan, salah satu usaha yang penting dilakukan adalah dengan mendesak Dewan Keamanan PBB. Supaya melakukan langkah-langkah yang nyata dan tidak mandul ketika menyangkut sikap kepala batu Israel. Karena terbukti di Dewan Keamanan PBB veto Amerika Serikat acap kali berfungsi sebagai benteng pelindung Israel.

Untuk itu Indonesia perlu menggalang kekuatan internasional agar hak veto tersebut dihapuskan. Dalam catatan, sudah 44 kali Amerika Serikat menggunakan hak veto untuk melindungi Israel. Situasi ini berkontribusi mengabadikan sikap dan perilaku agresif Israel, termasuk berani secara terbuka dan nyata-nyata melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.

Sementara itu Sekjen PPI Gede Pasek Suardika menyampaikan perlu mendesak otoritas agama-agama di dunia, terutama Islam, Yahudi dan Nasrani, untuk makin serius mengambil prakarsa guna mendorong elemen-elemen pro-perdamaian untuk tampil menjadi narasi yang dominan.

Narasi perdamaian dari otoritas agama Islam, Yahudi dan Nasrani yang makin besar dan dominan akan berpengaruh terhadap cara pandang umat beragama di seluruh dunia. Bahwa salah satu pesan pokok agama adalah damai dan saling berkasih-sayang.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Hilmi Setiawan

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads