alexametrics

Hari Ini Puncak Arus Balik

17 Mei 2021, 12:00:27 WIB

Menhub juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi untuk menjalani tes kesehatan secara mandiri. Dengan begitu, mereka tak perlu lagi mengikuti tes acak. Hal itu sekaligus menghindari penumpukan di posko pengecekan kesehatan. ”Semuanya bukan untuk menyusahkan saudara-saudara kita yang melakukan perjalanan. Tapi, ini merupakan upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Sejak 15 Mei lalu, pemerintah melakukan pengetatan arus balik bagi pengguna kendaraan roda empat dan dua dari arah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dengan pengecekan kesehatan rapid antigen secara acak. Titik penyekatan dan titik pemeriksaan kesehatan ditingkatkan untuk memastikan pengguna jalan tidak berpotensi membawa virus itu kembali ke Jabodetabek. Tiga titik yang diperketat berada di sekitar Karawang, tepatnya di Jembatan Timbang Balonggandu, pos Tegal Gubug Susukan, dan wilayah Indramayu ke arah Jatibarang.

Langkah Polri

Polri telah memeriksa 50.315 kendaraan pada Sabtu (15/5). Dari jumlah itu, sebanyak 36.468 kendaraan sudah diputar balik. Kadivhumas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, kendaraan-kendaraan yang diputar balik itu dari 22 titik penyekatan di tol, 147 titik sekat arteri, dan 212 jalur alternatif. ”Diputar balik karena tidak memenuhi persyaratan,” paparnya.

Yang juga mengkhawatirkan, saat Polri melakukan rapid test secara acak. Dari 3.250 kali rapid test, 24 pemudik dinyatakan positif. ”Yang positif langsung dikirim ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan tes PCR dan isolasi,” terangnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : tau/idr/mia/deb/c18/oni

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads