alexametrics

Berdandan Ala Hantu, Anggota KPPS TPS 073 Berhasil Kurangi Golput

17 April 2019, 16:17:24 WIB

JawaPos.com – Tempat Pemungutan Suara (TPS) 073 di RT 09 RW 04 Jalan Gunung Balong I, Lebak Bulus, Jakarta Selatan mengusung tema ‘horor’ dalam penyelenggaraan Pemilu 2019. Hal itu diinisiasi para anggota Kelompok Panitia Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Ketua KPPS TPS 073 Yasin Adnan mengatakan, ide tersebut bertujuan untuk mengurangi golput yang terjadi pada Pemilu sebelumnya di mana hanya 65 persen warga yang menggunakan hak pilihnya. Menurutnya, dari 288 DPT yang terdaftar, 80 persen pemilih mendatangi TPS tahun ini.

“Semua anggota meminta buat biar unik dan beda dari yang lain, karena itu ini pertama kalinya di Lebak Bulus-Gunung Balong ngadain tema horor kayak gini. Ini buat menarik perhatian warga supaya golputnya berkurang,” ujarnya usai menutup pencoblosan di TPS 073, Rabu (17/4).

“Alhamdulillah banyak (warga yang datang), saya dari tadi nulis nggak habis-habis. Alhamdulillah nggak seperti tahun kemarin, itu masih bisa istirahat, ini benar-benar nggak bisa istirahat,” terang dia ketika ditanya antusiasme warga setempat.

Yasin menilai, tema horor yang diangkat tahun ini dapat mencairkan suasana panas Pemilu 2019. Sebab, tema tersebut tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden yang tengah bertarung.

“Karena saya kepikiran kalau horor itu kan nggak ke kubu sana-kubu sini, jadi itu buat menarik masyarakatnya lucu atau takut atau gimana penasaran ke mari. Intinya sih pengen biar nggak golput saja,” tutur dia.

Wirausahawan berusia 37 tahun itu bercerita, anggotanya hanya menghabiskan waktu semalaman untuk mendekorasi TPS dengan persiapan properti selama 3-4 hari. Mereka pun memakai kostum mirip hantu dengan sederhana dan keunikannya sendiri tanpa paksaan.

“Ada yang (jadi) pocong, ada yang mirip-mirip kuntilanak, sama drakula ceweknya juga ada, pokoknya macam-macam buat menarik warga,” sebut Yasin.

Dia mengaku menggunakan dana tenda untuk dekorasi TPS tersebut. “Dari kelurahan kan, dari KPU dapat dana tenda, jadi ada dana gaji anggota lain, dana tenda kan lain. Karena kita nggak pakai tenda, jadi Alhamdulillah dana tendanya kita alokasikan buat dekor,” katanya.

Sebelumnya, Pantauan JawaPos.com pada hari pencoblosan, Rabu (17/4), anggota KPPS terlihat berdandan dengan tema horor dan menggunakan pernak-pernik layaknya hantu-hantu yang menyeramkan, seperti kuntilanak, pocong, valak, dan hantu lainnya.

Di sudut pintu masuk TPS, dua replika nisan yang lengkap dengan bunga-bunganya juga tak kalah membuat para pemilih merinding. Selain itu, sound horor juga diputar untuk menambah aura mistis.

Hal itu pun sukses membuat warganya antusias datang dan menyalurkan hak pilihnya. Meski TPS terkesan seram, mereka ramai-ramai memadati lokasi sejak pagi hari.

Editor : Kuswandi

Reporter : Yesika Dinta

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads