alexametrics

Ganjar Terima Penghargaan Baznas Atas Keberhasilan Jateng Kelola Zakat

17 Januari 2022, 17:38:18 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendapatkan penghargaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI. Hingga saat ini, pengelolaan zakat di Jateng memang terus berkembang. Termasuk disalurkan untuk zakat produktif dan mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem di Jateng.

Penghargaan yang berhasil diboyong yakni untuk Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Selain itu, ada dua penghargaan lagi, yaitu Jateng sebagai provinsi dengan koordinasi pengelolaan zakat terbaik dan provinsi/kabupaten/kota dengan inovasi pengumpulan zakat terbaik.

“Saya senang karena pengelolaan Baznas Jateng jauh lebih modern. Peruntukannya tidak hanya untuk charity atau pemberian semata, tapi juga untuk bantuan-bantuan yang sifatnya produktif,” kata Ganjar usai menerima penghargaan secara langsung di Jakarta, Senin (17/1).

“Ini hasil kerja keras teman-teman Baznas dan Pemprov Jateng yang sudah nyengkuyung bareng, bersedekah dan semoga tidak berhenti di sini,” imbuhnya.

Selain Ganjar, sejumlah kepala daerah di Jateng juga menerima penghargaan pendukung gerakan zakat Indonesia. Yakni Kabupaten Kendal, Kabupaten Kudus, dan Kota Semarang.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menerima penghargaan Basnaz yang diberikan langsung Ketua Baznas RI Nur Ahmad sebagai Gubernur Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. (Istimewa)

Baznas memang menjadi salah satu andalan Ganjar untuk menyelesaikan berbagai persoalan. Dalam masa kepemimpinannya, Ganjar terus berkolaborasi dan membangun sinerrgi yang baik antara pemprov dengan Baznas.

Melalui Baznas, Ganjar menyelesaikan beragam persoalan. Salah satunya dalam hal pemberdayaan masyarakat. Hal ini diungkapkan Ganjar saat menerima Ketua Baznas RI Nur Ahmad.

“Kawan-kawan Baznas Jawa Tengah sudah berpraktik yang empowering (memberdayakan). Misalnya pemberdayaan ekonomi, kemudian ada pelatihan, dan sertifikasi. Prinsipnya dalam penanggulangan kemiskinan peran Baznas cukup sentral, sehingga kalau kita bisa mengoptimalkan kolaborasi antara pemda, pemprov, dan juga Baznas, saya rasa akan menjadi kekuatan bagus,” papar Ganjar.

Terkait kolaborasi ini, Baznas Jateng juga telah menghimpun dan mengelola zakat aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng. Bahkan, catatan pada 2021, zakat ASN Pemprov Jateng yang telah dihimpun Baznas Jateng mencapai Rp 57 miliar. (bay/ria)

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads