JawaPos Radar

1,7 Juta Pelamar CPNS 2018 Lulus Seleksi Administrasi, Masih Nambah

16/10/2018, 17:26 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Kabiro BKN Ridwan
Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengumumkan data pelamar CPNS 2018 dalam konferensi pers di kantor BKN, Selasa (16/10). (Yessika/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Setelah pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 ditutup semalam, tercatat sebanyak 3.627.981 akun pelamar yang melakukan pendaftaran. Proses verifikasi atau seleksi administrasi pun tengah berlangsung saat ini.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan menyebutkan, ada sekitar 2 juta akun yang sudah selesai diverifikasi. Sebanyak 1,7 juta pelamar telah memenuhi syarat, sementara sisanya sekitar 21 persen dinyatakan tidak lolos verifikasi.

“Dari yang sudah diverifikasi, yang memenuhi syarat 1.751.661 sampai detik ini, yang belum memenuhi syarat 355.733 orang. Antara 20-21 persen itu jumlah teman-teman tidak lolos sampai saat ini,” ujarnya saat menggelar konferensi pers di kantor BKN, Jakarta Timur, Selasa (16/10).

Menurutnya, berdasarkan data tersebut, 1,7 juta pelamar itu dipastikan dapat maju ke tahapan berikutnya, yakni seleksi kompetensi dasar (SKD). Namun, jumlah peserta yang lolos masih akan terus bertambah lantaran masih ada sekitar 1,2 juta akun yang belum diverifikasi.

“Kan ada seleksi administrasi, ya kalau lolos (verifikasi) berarti (lanjut) seleksi SKD. Tapi ini (jumlahnya) terus bergerak ya,” tegas dia.

Pengumuman lolos seleksi administrasi sendiri bisa dilihat oleh para pelamar mulai 21 Oktober mendatang. Mereka bisa memeriksa melalui portal sistem seleksi CPNS nasional (SSCN) ataupun website masing-masing instansi yang dipilih.

“Iya nanti maksimal tanggal 21, di SSCN kalau teman-teman pendaftar login itu akan melihat hasilnya apakah diterima atau tidak. Di samping itu, kita juga mewajibkan K/L/D untuk mengumumkan di web mereka masing-masing,” terang Ridwan.

Saat ini, pihaknya mengupayakan agar portal sscn.bkn.go.id memiliki satu kolom untuk menyebutkan alasan lolos atau tidaknya si pelamar.

“Di SSCN yang sekarang kami punya satu kolom lagi yang menyebutkan alasan diterimanya apa, atau alasan tidak diterimanya apa. Tetapi itu tidak mandatori diisi,” pungkasnya.

(ce1/yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up