alexametrics

Presiden: Tidak Ada Istilah Mengembalikan Mandat, yang Ada itu Mundur

16 September 2019, 12:26:39 WIB

JawaPos.com – ‎ Tiga pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan mandat pengelolaann lembaga antirasuah itu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka adalah Agus Rahardjo, Laode Muhammad Syarif, dan Saut Situmorang.

Pengembalian mandat tersebut merupakan respons dari revisi UU KPK. Menanggapi hal tersebut, Presiden Jokowi mengatakan dalam UU KPK tidak dikenal mengenai penyerahan mandat kepada dirinya untuk mengelolaan lembaga antirasuah ini.‎

Jokowi menjelaskan, seseorang tak lagi menjabat dalam pucuk kepemimpinan apabila orang tersebut mengalami meninggal dunia, dan tersangkut masalah hukum.

“Jadi enggak ada, nggak ada. Yang ada itu mengundurkan diri, ada. Meninggal dunia ada, terkena tindak pidana korupsi, iya. Tapi,yang namanya mengembalikan mandat tidak ada‎,” ujar Presiden Jokowi saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (16/9).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, sejak awal dirinya tidak pernah meragukan integritas pimpinan KPK yang ada saat ini. Bahkan menurutnya, kinerja semuanya sangat baik.

Jokowi pun menegaskan, baginya pengembalian mandat tersebut tidak ada. “Sejak awal saya tidak pernah meragukan pimpinan KPK yang sekarang, dan bahwa kinerja KPK itu baik,” katanya.

Mengenai Revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jokowi meminta semua pihak bisa ikut mengawasi. Sehingga KPK tetap kuat.

“Marilah kita awasi bersama-sama. Semuanya, awasi. Dan KPK tetap dalam posisi kuat dan terkuat dalam pemberantasan korupsi. Ini tugas kita bersama,” ungkapnya.

Sebelumnya, ‎pengembalian mandat pengelolaan KPK disampaikan dalam jumpa pers Ketua KPK Agus Rahardjo dan dua wakil lainnya yakni Laode M Syarif dan Saut Situmorang. Pengembalian mandat ini dilakukan menyikapi revisi UU KPK yang saat ini sedang dibahas oleh DPR dan pemerintah.

“Kami pimpinan, yang merupakan penanggung jawab tertinggi di KPK, dengan berat hati pada hari ini, Jumat, 13 September 2019, kami menyerahkan tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Bapak Presiden RI. Kami menunggu perintah,” ujar Agus dalam jumpa pers di Gedung KPK.

Seme‎ntara dua pimpinan KPK sisa, Basaria Pandjaitan dan Alexander Marwata tetap melanjutkan kepemimpinannnya. Mereka tidak ikut serta dalam pengembalian mandat lembaga antirasuah tersebut ke Presiden Jokowi.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads