Timsus Geledah Rumah Sambo di Magelang 3,5 Jam, Begini Kata Kapolres

16 Agustus 2022, 20:26:33 WIB

JawaPos.com – Tim Khusus (Timsus) Polri yang menangani kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir telah melakukan penggeledahan di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo di kompleks Cempaka Residence, Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah pada Senin (15/8). Lokasi tersebut disasar untuk mengungkap peristiwa sesungguhnya yang terjadi di sana.

Kapolres Magelang, AKBP M. Sajarod Zakun mengatakan, penyidik yang datang ke TKP jumlahnya cukup banyak. Pemeriksaan di lokasi berlangsung tidak terlalu lama. Namun, dia tak bisa mengungkap hasil pemeriksaan tersebut. “Hasil penyelidikan bisa langsung dikonfirmasi ke Mabes. Kegiatan kemarin kurang lebih 3-3,5 jam,” kata Sajarod saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (16/8).

Sejumlah barang bukti pun diamankan oleh penyidik. Namun, Sajarod tak mengetahui pasti apa saja yang diamankan.  Termasuk apakah terdapat pihak-pihak yang diperiksa di Magelang, Sajarod pun enggan menjawab. “Sepengetahuan kami yang lebih paham penyidiknya,” jelas perwira asal Surabaya tersebut.

Diketahui, 4 orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Mereka adalah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Brigadir Kepala Ricky Rizal (RR), Irjen Pol Ferdy Sambo (FS) dan KM.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan, masing-masing tersangka memiliki peran berbeda. Untuk eksekutor penembak adalah Bharada E. “RE melakukan penembakan korban,” kata Agus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/8).

Kemudian RR dan KM berperan membantu serta menyaksikan penembakan. Terakhir Ferdy Sambo yang memerintahkan penembakan. “FS menyuruh melakukan dan menskenario, skenario seolah-olah tembak menembak,” jelas Agus.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun. (*)

 

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini: