Positivity Rate Covid Naik 2 Kali Lipat, Perayaan HUT RI Ingat Prokes

16 Agustus 2022, 20:19:58 WIB

JawaPos.com – Meski angka perawatan di rumah sakit tetap landai, namun kasus infeksi Covid-19 harian terus bertambah. Tingkat antibodi masyarakat berdasarkan data yang dihimpun Satgas Covid-19, naik setelah cakupan vaksinasi dan riwayat infeksi. Karena ancaman Covid-19 masih ada, perayaan kemerdekaan RI diminta tetap disiplin protokol kesehatan.

Positivity rate di Indonesia mengalami kenaikan dalam 5 minggu terakhir, dari 5,12 persen naik menjadi 10,05 persen. Hal ini jauh dari batas aman yang ditetapkan oleh WHO yaitu 5 persen. “Sayangnya, terjadi penurunan kepatuhan penerapan protokol kesehatan,” kata Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi.

Ia menambahkan, berdasarkan dashboard monitoring Perubahan Perilaku, memang kekuatan protokol kesehatan bulan Juni dan Juni sempat turun. Ia berharap saat ini masyarakat semakim memahami risiko.

“Jadi di Mei, kalau pada saat itu kita melaksanakan libur Lebaran, ada mudik itu kekuatan protokol kesehatan bagus. Namun, kemudian turun sampai di Juli juga turun. Kemudian di Agustus, naik lagi, jadi kita bersyukur artinya masyarakat sudah memahami resiko.” papar Sonny.

Sonny juga menyesalkan protokol kesehatan secara individu, tidak diikuti oleh kepatuhan protokol kesehatan secara institusi. Berdasarkan data, banyak institusi dan area publik yang tak lagi menerapkan prosedur protokol kesehatan dengan benar, seperti tak lagi mewajibkan check in pada aplikasi PedulLindungi, fasilitas mencuci tangan yang tidak memadai, dan melakukan pemeriksaan suhu.

’’Orang akan menaati protokol kesehatan tapi harus didukung oleh lingkungan yang mendorong penerapan protocol Kesehatan, sehingga kepatuhan secara individu dan kepatuhan institusi harus dilakukan secara bersama-sama,” tegas Sonny.

Saat ini, kata dia, kegiatan sosial ekonomi masyarakat mulai kembali normal, yang juga diikuti dengan peningkatan mobilitas masyarakat. Bahkan, mobilitas masyarakat pada Juli dan Agustus 2022 sudah lebih tinggi dari situasi sebelum pandemi.  Meski demikian, Sonny berharap bahwa kenormalan aktivitas sosial ekonomi, tetap harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan terutama dalam menyambut perayaan Hari Kemerdekaan, 17 Agustus nanti.

’’Kita tidak meremehkan penyakitnya sama sekali, sebetulnya imunitas sudah membaik oleh karenanya pesta kemerdekaan kali ini jelas berbeda dengan 2021 berbeda dengan tahun 2020. Tetapi gegap gempita itu harus dicerminkan dengan bahwa kita ingin saling melindungi, kita sudah cenderung lebih baik kondisinya. Ingat protokol kesehatan jangan sampa terjadi lonjakan kasus, komitmen kita bersama,” tuturnya. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini: