alexametrics

Bamsoet Minta Jokowi Beri Perhatian terhadap Kasus Pelanggaran HAM

16 Agustus 2019, 16:34:56 WIB

JawaPos.com – Ketua DPR Bambang Soesatyo menyoroti perhatiannya untuk kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Hal itu dia sampaikan dalam pidatonya di sidang tahunan yang diselenggarakan oleh MPR.

Bamsoet -sapaan akrab Bambang Soesatyo- mengatakan, ‎akhir periode ini DPR meminta pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) untuk memberikan perhatian khusus terhadap kasus pelanggaran HAM. “Untuk memberikan perhatian terhadap penyelesaian kasus pelanggaran HAM,” ujar Bamsoet dalam pidatonya di kompleks DPE, Jakarta, Jumat (16/8).

Menurut Bamsoet, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) juga telah menyatakan bahwa belum ada kemajuan yang cukup signifikan terhadap penyelesaian kasus pelanggaran HAM. Selain itu terdapat aduan kasus pelanggaran HAM tanpa tindak lanjut yang jelas dan pengawasan yang ketat.

Demikian juga dengan penuntasan kasus pelanggaran HAM berat. “Termasuk tidak ada satu pun perkara pelanggaran HAM berat yang dituntaskan dalam masa pemerintahan 2014-2019,” katanya.

‎Politikus Partai Golkar ini menyebut bahwa, kinerja DPR di bidang pengawasan sampai saat ini telah berjalan maksimal. Hal ini ditunjukkan dengan sikap responsif DPR terhadap hasil temuan panja yang dibentuk oleh Alat Kelengkapan Dewan, Tim Pemantau, maupun Tim Pengawas DPR.

“Seluruh panja dan tim yang dibentuk oleh DPR diharapkan dapat segera menyelesaikan tugasnya. Hal ini merupakan wujud prinsip check and balances, yaitu dengan memberikan masukan bagi pemerintah dalam menjalankan tugasnya,” ungkapnya.

Selain itu Bamsoet menuturkan, sekarang saatnya semua pihak memasuki babak baru dalam pemerintahan Indonesia. Rekonsiliasi politik pasca-pemilu merupakan bagian penting untuk merajut kembali persatuan dan kesatuan. “Hal itu demi terciptanya stabilitas politik dan pemerintahan yang efektif pada periode mendatang,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, pihaknya juga memberikan apresiasi atas pertemuan Presiden Jokowi dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto beberapa waktu yang lalu.

“Insya Allah situasi masyarakat akan lebih teduh dan normal kembali sehingga mereka dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan nasional,” ucapnya.

Saat ini, lanju Bamsoet, di hadapan terbentang luas tantangan yang mesti dihadapi. Indonesia harus mengejar ketertingalannya dengan berlari lebih cepat untuk meraih kemajuan. Pimpinan DPR meyakini dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, Indonesia akan mampu melakukan lompatan jauh ke depan.

“Sehingga pada peringatan satu abad kemerdekaan Republik Indonesia, pada tahun 2045 nanti, Indonesia akan masuk dalam barisan lima besar Negara-negara maju di dunia,” pungkasnya.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads