alexametrics

Tracing Covid-19 di RI Belum Penuhi Standar WHO

16 Juni 2021, 10:08:22 WIB

Wiku mengungkapkan, dengan keterbatasan yang ada saat ini, pemerintah belum mengetahui asal virus dan arah persebarannya. Jika sampel yang dikumpulkan lebih banyak, akan diketahui asal dan persebaran varian baru tersebut dengan pasti. ”Virus pasti akan bermutasi jika penularan terus terjadi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta tracing atau pelacakan kasus Covid-19 ditingkatkan. Dia mengakui, saat ini kemampuan tracing masih rendah. Yaitu, hanya 1–10 orang untuk setiap satu kasus positif Covid-19.

“Tracing harus ditingkatkan sesuai dengan target WHO,” katanya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kota Tangerang Selatan kemarin. Acuan dari WHO adalah tracing dilakukan sampai 30 orang untuk satu kasus positif Covid-19.

Wapres menjelaskan, kapasitas tracing yang maksimal diperlukan untuk mengetahui seberapa tinggi penularan Covid-19 di masyarakat. Meningkatkan kapasitas tracing juga harus diikuti dengan antisipasi ruang isolasi oleh pemerintah pusat maupun pemda.

Baca juga: Swab Antigen Cara Pemkot Medan Tracing Warga Positif Covid-19

Dia juga mengingatkan pemda untuk berperan aktif dalam percepatan vaksinasi Covid-19. Dengan begitu, target satu juta suntikan setiap hari bisa tercapai. Ma’ruf menyebutkan, Kementerian Kesehatan sudah menyiapkan dosis vaksin. Jadi, tidak ada lagi alasan kekurangan pasokan vaksin maupun ketersediaan tenaga vaksinator.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : lyn/wan/riq/ewb/den/aro/c14/c9/oni

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads