alexametrics

‎Jaksa Agung: Kasus Semanggi I dan II Bukan Pelanggaran HAM Berat

16 Januari 2020, 13:38:09 WIB

JawaPos.com – Jaksa Agung, ST Burhanuddin melakukan rapat kerja dengan Komisi III DPR. Dalam pemaparannya, Burhanudin mengatakan kasus Tragedi Semanggi I dan II bukanlah pelanggaran ‎hak asasi manusia (HAM) berat.

‎”Peristiwa Semanggi I Semanggi II sudah dibahas dalam rapat paripurna DPR RI. Hasil rapat menyatakan bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan pelanggaran HAM berat,” ujar Burhanuddin di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/1).

Sementara untuk kasus pelanggaran HAM Talangsari yang terjadi di tahun 1989, Burhanuddin mengatakan itu belum bisa terungkap. Dia perlu menelusuri kasus tersebut lebih lanjut.

Menurut Burhanuddin, penyelesaian HAM di masa lalu sulit diungkap karena sampai saat ini belum ada Pengadilan HAM ad hoc. Minimnya alat bukti juga kian mempersulit membuktikan kebenaran kasus-kasus tersebut.

“Komnas HAM belum dapat menggambarkan atau menjanjikan minimal dua alat bukti yang kami butuhkan,” katanya.

Sekadar informasi, Tragedi Semanggi I dan II merujuk pada dua kejadian protes masyarakat terhadap pelaksanaan dan agenda Sidang Istimewa MPR yang mengakibatkan tewasnya warga sipil. Tragedi Semanggi I terjadi pada tanggal 11-13 November 1998 yang menyebabkan tewasnya 17 warga sipil.

Sementara, Tragedi Semanggi II terjadi pada 24 September 1999. Peristiwa itu menyebabkan tewasnya seorang mahasiswa dan 11 orang lainnya di seluruh Jakarta serta menyebabkan 217 korban luka-luka.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Gunawan Wibisono


Close Ads