alexametrics

Referensi Biaya Umrah Diperkirakan Bisa Lebih dari Rp 26 Juta

15 Oktober 2021, 11:29:41 WIB

JawaPos.com – Penyelenggaraan perjalanan umrah pada masa pandemi mengharuskan penerapan protokol kesehatan. Hal ini diperkirakan akan berdampak pada biaya paket perjalanan umrah.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag) Nizar pun berpesan agar Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah segera melakukan penyesuaian harga referensi. Kemudian menyosialisasikannya kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

“Umrah pada masa pandemi, perlu penyesuaian harga referensi umrah. Harga referensi itu harus dihitung cermat dan detail,” tegas dia dalam keterangannya, Jumat (15/10).

Menurut Nizar, ada sejumlah faktor yang berpengaruh dalam penyusunan harga referensi. Seperti keharusan PCR swab yang menjadi syarat perjalanan internasional tentu akan berdampak pada penambahan biaya.

Apalagi proses PCR dimungkinkan akan dilakukan lebih dari sekali. Termasuk juga skema karantina sebelum keberangkatan dan setibanya di Tanah Air.

“Jika itu diberlakukan, tentu ada biaya yang diperlukan,” ujarnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads