alexametrics

Jadi Penyuplai Informasi Gedung Putih, Hudson Institute Disorot

15 September 2021, 20:47:26 WIB

JawaPos.com – Pengamat hubungan internasional sekaligus dosen Universitas Wahid Hasyim Semarang, Ali Martin menyoroti keberadaan Hudson Institute. Lembaga tersebut merupakan lembaga pemikir yang mendukung kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Termasuk memainkan isu umat Islam di Uighur, Tiongkok di pusaran perang dagang kedua negara.

’’Hudson Institute mempunya posisi strategis dalam pengambilan keputusan kebijakan politik luar negeri AS hingga kini,’’ katanya dalam seminar nasional bertajuk Hudson Institute dan Kebijakan Luar Negeri AS terhadap Muslim di Dunia yang digelar Indonesia Muslim Crisis Center (IMCC), di Depok, Rabu (15/9). Ali mengatakan Hudson Institute merupakan pemasok informasi ke Gedung Putih AS, termasuk juga isu-isu Islamphobia.

Ali mengatakan, kehadiran lembaga seperti Hudson Institute tak lepas dari posisi AS sebagai polisi dunia yang harus mereka jaga eksistensinya. Termasuk dalam rangka menjinakkan negara atau kelompok Islam. Menurut dia, Islam bukan hanya dianggap sekadar sebagai suatu agama.

’’Dalam pandangan barat, Islam tak hanya agama. Namun juga ideologi yang sewaktu-waktu bisa meledak menjadi kekerasan,’’ lanjutnya. Ali juga mengatakan kebijakan AS saat ini masih fokus terhadap persaingan eknomi dengan Tiongkok. Persaingan ekonomi itu kerap disebut sebagai perang dagang.

Menurut dia AS berusaha menyudukan negara lawan perang dagangnya itu dengan berbagai cara. Termasuk menggulirkan isu diskriminasi terhadap minoritas muslim di Uighur, Tiongkok. ’’Hari ini kita melihat selama dua dekade, AS punya pesaing yaitu Tiongkok. Ini menjadi dasar kebijakan AS yang hari ini,’’ tuturnya.

Sementara itu pengamat politik internasional UIN Syarif Hidayatullah Ahmad Syaifuddin Zuhri mengatakan, Hudson Institute juga berperan dalam kebijakan luar negeri AS terhadap Tiongkok. ’’Hudson memainkan isu-isu menyudutkan Tiongkok melalui isu HAM dan muslim Uighur,’’ tuturnya.

Dia menjelaskan untuk menekan Tiongkok melalui isu HAM umat Islam di Uighur, Hudson Institute menyebarkan pengaruhnya melalui beragam cara. Seperti melalui policy maker, media massa, akademik, dan internet. Sebagaimana mereka menyebarkan isu-isu HAM dan kebebasan AS melalui beragam plaftorm.

Editor : Kuswandi

Reporter : Hilmi Setiawan

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads