JawaPos Radar

Mundur dari Kabinet, Asman Abnur Tinggalkan Hasil Kinerja Positif

15/08/2018, 09:05 WIB | Editor: Ilham Safutra
Mundur dari Kabinet, Asman Abnur Tinggalkan Hasil Kinerja Positif
Asman Abnur (Hendra Eka/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Dinamika politik selama Pilpres 2019 berimbas pada menteri kabinet kerja. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Asman Abnur memutuskan mundur dari jabatannya. Keputusan kader Partai Amanat Nasional (PAN) itu untuk mundur karena tidak ingin Presiden Jokowi terbebani akibat keputusan PAN keluar dari koalisi saat Pilpres 2019 ini.

Pengganti Asman Abnur disebut-sebut adalah Wakapolri Komjen Syafruddin. Sempat muncul sejumlah nama selain Syafruddin. Di antaranya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, mantan Wakil Menteri PAN-RB Eko Prasojo, dan Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PAN-RB Setiawan Wangsaatmaja.

"Salah satu nama yang kuat menggantikan Men PAN-RB adalah Pak Syafruddin," kata Juru Bicara Presiden Johan Budi kemarin. Mengenai waktu pelantikan, caleg DPR nomor urut 1 dari PDIP di daerah pemilihan Jatim VII (Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek) tersebut belum bisa memastikan.

Mundur dari Kabinet, Asman Abnur Tinggalkan Hasil Kinerja Positif
Kiri-kanan: MenPANRB Asman Abnur, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Charlie Lopulua/Indopos/Jawa Pos Group)

Hanya, berdasar informasi dari kalangan istana, siang ini bakal dilakukan pelantikan Men PAN-RB. Tentang nama Wakapolri pengganti Syafruddin, yang mengemuka adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis.

Kemarin (14/8) Asman bertemu dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno di kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Asman menyampaikan pengunduran dirinya.

Pratikno menyatakan, Asman menunjukkan kinerja yang baik. Bahkan, presiden cukup puas dengan kinerjanya selama ini. Namun, dinamika politik di koalisi memberikan pertimbangan lain. "Ya, ini konsekuensi dari koalisi," ujar Pratikno di kantor Kemensesneg.

Setelah menyampaikan pengunduran diri melalui Mensesneg, Asman bertemu Jokowi selama sejam di Istana Bogor tadi malam. Asman menceritakan, dirinya berangkat ke Istana Bogor dari kantor Kementerian PAN-RB di Senayan sekitar pukul 19.00. "Mohon maaf, saya baru bersedia ngomong sekarang karena menunggu keputusan presiden," katanya tadi malam.

Asman mengungkapkan, dalam perbincangan dengan Jokowi, dirinya menyampaikan sejumlah capaian. Misalnya, zona integritas, mal pelayanan publik yang sudah tersebar di sejumlah titik, serta perbaikan sistem rekrutmen CPNS.

Dia juga menjelaskan pekerjaan rumah yang perlu dilanjutkan. Misalnya, terus memperkuat sistem rekrutmen CPNS. Sebab, tahun ini bakal ada pengisian kursi 220 ribu PNS yang pensiun. Kemudian, program integrasi kejaksaan, polres, pengadilan, dan lembaga pemasyarakatan (lapas). Asman berharap ke depan bisa terjadi integrasi antarlembaga penegak hukum di Indonesia.

Asman mundur karena tidak ingin Jokowi terbebani posisi dirinya sebagai politikus PAN. "Ini wujud etika politik," jelasnya. 

(far/jun/bay/wan/c5/tom)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up