alexametrics

BMKG Minta Warga Waspadai Potensi Rob di Pesisir Selatan Jabar-Jogja

15 Mei 2022, 06:30:04 WIB

Teguh Wardoyo menambahkan, kondisi tersebut secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak dan perikanan darat.

Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memerhatikan pemutakhiran informasi cuaca maritim dari BMKG.

”Di sisi lain, tinggi gelombang 2–4,5 meter yang masuk kategori tinggi juga diprakirakan masih berpotensi terjadi di perairan selatan Jabar–DIJ hingga 16 Maret, sehingga kewaspadaan harus lebih ditingkatkan ketika terjadi rob,” papar Teguh Wardoyo.

Ketua Kelompok Nelayan Pandanarang Tarmuji mengatakan, hingga saat ini, nelayan di Pantai Teluk Penyu, Cilacap, tetap beraktivitas mencari ikan seperti biasa. Nelayan selalu mengikuti informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG meskipun mereka tetap menggunakan hitungan berdasar kearifan lokal.

”Saat ini, kondisi perairan masih landai, nelayan tetap beraktivitas seperti biasa,” tutur Tarmuji.

Disinggung mengenai peringatan dini potensi rob yang dikeluarkan BMKG, Tarmuji mengatakan, hal itu telah diantisipasi nelayan yang sedang tidak berangkat melaut dengan menambatkan perahu ke daratan yang jauh dari bibir pantai agar tidak terseret gelombang saat pasang maksimum.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: