alexametrics

DKPP Gelar Sidang Etik Wahyu Setiawan Secara Tertutup

15 Januari 2020, 12:13:48 WIB

JawaPos.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang dugaan pelanggaran etik Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan. Sidang itu akan digelar di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran Wahyu kini telah menyandang status sebagai tersangka penerima suap kasus pergantian antar waktu (PAW) fraksi PDI Perjuangan.

“Untuk kegiatan DKPP tadi sudah datang ke KPK untuk koordinasi, prinsipnya KPK memberikan izin giat dimaksud, akan memfasilitasi tempat di KPK,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam pesan singkatnya, Rabu (15/1).

Kendati demikian, Ali enggan menjabarkan secara rinci mengenai proses pemeriksaan etik Wahyu Setiawan. Menurutnya, hal itu merupakan ranah DKPP.

“Selebihnya mengenai hal-hal lain, termasuk ruangan dan tempatnya, mohon konfirmasi langsung ke DKPP,” jelas Ali.

Sementara itu, Plt Ketua DKPP, Muhammad menyampaikan pihaknya akan menggelar sidang pelanggaran dugaan etik terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Rencananya, sidang itu akan digelar di KPK pada pukul 14.00 WIB.

“KPK menyetujui untuk WS dihadirkan dalam sidang DKPP pada hari ini pukul 14.00 WIB. Mengenai tempatnya, karena pertimbangan-pertimbangan KPK beberapa hal misal keamanan, maka KPK dan DKPP setuju dan memutuskan untuk melaksanakan sidang di KPK ini,” ucap Muhammad di Gedung KPK.

Muhammad menjelaskan, pihaknya pun turut menghadirkan anggota KPU dan Bawaslu sebagai pihak pelapor. DKPP akan memeriksa Wahyu terkait pelanggaran kode etik.

“Jadi DKPP kewenangannya terbatas terkait dengan memeriksa penyelenggara pemilu yang diduga melanggar kode etik,” ungkap Wahyu.

Muhammad pun kemudian menyampaikan permohonan maaf, karena sidang pelanggaran etik tersebut digelar tertutup. Namun, publik dapat melihatnya dengan mengakses melalui live streaming Facebook DKPP @medsosdkpp.

“Mohon maaf, dengan sangat menyesal, temen-temen media kita nyatakan sidang tertutup. Tapi KPK mengizinkan untuk dilakukan live streaming,” tukasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan


Close Ads