alexametrics

Pemkab Lumajang Surati KLHK soal Lahan Relokasi Pengungsi Semeru

14 Desember 2021, 14:06:25 WIB

Dia belum bisa menyebut luasan pasti yang akan ditempati masing-masing keluarga. Namun, Thoriq sempat melaporkan kepada Wagub Emil terkait usulan 100 meter persegi setiap keluarga. Lahan itu di belakangnya dibuat hunian sementara terlebih dahulu. ”Belum bisa menyebut angkanya (luasnya, Red) karena belum final. Lahan itu adalah hunian sementara di belakang. Nanti kalau dia mau permanen, bisa di depannya. Itu nanti hal-hal seperti ini dirancang juga,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Emil menyatakan, pengerucutan lokasi relokasi terkoordinasi dengan bupati Lumajang. ”Pak Bupati yang akan menentukan. Alhamdulillah, lokasi sudah mengerucut dan Pak Bupati sedang mempercepat proses untuk bisa mulai mengerjakan land clearing,’’ tutur Emil.

Terkait posko pengungsian di SMPN 1 Candipuro, Emil mengapresiasi pemkab. Posko tersebut lebih luas. Sarana MKC juga lebih bersih. Pekan lalu (8/12) Emil sempat mengecek lokasi pengungsian sebelum dipindahkan, yakni di kantor Kecamatan Candipuro. Saat itu, kata Emil, kondisinya cukup padat.

Thoriqul Haq menjelaskan, posko pengungsian SMPN 1 Candipuro lebih layak daripada posko sebelumnya. ”Tempat pos pengungsian yang sebelumnya kurang representatif karena di kantor kecamatan, di balai desa. Sekarang di tempat sekolah supaya tidurnya tidak lagi terkena angin karena lebih tertutup,’’ ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Thoriq juga melaporkan donasi yang terkumpul lebih dari Rp 5 miliar. Baik dari pemerintah, perbankan, komunitas masyarakat, maupun bantuan pribadi. Dana itu akan digunakan untuk persiapan relokasi. ”Donasi mandatorinya kami gunakan persiapan hunian sementara sekaligus relokasi. Tidak kami gunakan apa pun. Operasional kami gunakan dari BTT APBD,’’ jelasnya.

Mengenai infrastruktur jalan, Wagub Emil menyambut usulan bupati terkait rute jalan dari Pasirian Tempuhsari. Menurut dia, saat ini kementerian merancang JLS dari Sendangbiru ke Turen. Jalur itu, kata dia, terputus jika melihat peta KRB dari geologi. ”Maka, jalan selatan ini harapan kami bukan hanya berhenti di Tempuhsari, tapi juga kami harap bisa terus ke Sendangbiru,’’ ujar Emil.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : ika/kin/lin/kl/son/c6/fal

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads