JawaPos Radar | Iklan Jitu

Presiden Jokowi 'Gaspol' Bangun Jembatan Sementara Padang-Bukittinggi

14 Desember 2018, 13:53:06 WIB
Jembatan Sementara Padang - Bukittinggi
ROBOH: Kondisi jembatan roboh di jalur utama Padang-Bukittinggi, tepatnya Korong Pasa Usang, Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Kayu Taman, Padang Pariaman yang menyebabkan transportasi putus total. (istimewa)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah langsung bergerak cepat membangun jembatan sematara di jalur Padang-Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar). Akses penghubung sepanjang 36 meter itu dipasang karena robohnya jembatan lama sejak Senin (10/12). 

Tenaga Ahli Madya Kantor Staf Presiden (KSP) Alois Wisnuhardana mengatakan jembatan sementara ini akan selesai dalam waktu lima sampai tujuh hari.

"Hitungannya memang harus cepat, karena jalur ini adalah jalur paling vital di Sumatera Barat. Padang-Bukittinggi adalah urat nadi ekonomi dan pergerakan manusia dan logistik. Akses itu menghubungkan dua kota terpenting di Sumbar," kata Alois dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Jumat (14/12)

Alois juga menjelaskan, dengan kebutnya pengerjaan jembatan sementara tersebut, diharapkan aktivitas masyarakat sekitar dapat kembali normal. Karena jika tidak segera dibenahi masyarakat Minang harus memutar jalan dengan jarak 3-4 kali lipat lebih jauh.

"Pilihannya adalah melalui pesisir pantai barat di Pariaman, atau memutar ke timur melewati Danau Singkarak," kata dia.

Menurut dia, pembangunan sementara jembatan tersebut sebagai wujud pemerintahan Jokowi melalui Kementerian PUPR yang pro terhadap rakyat.

Menurut Alois, jarak Padang-Bukittinggi sebenarnya kira-kira 90 km saja. Normalnya, dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 3 jam. Dalam kondisi darurat, tambahnya, jarak  yang bisa ditempuh sekitar 250-300 kilometer memutar.

"Memang ada jalur tikus yang lebih singkat, tapi pasti bukan untuk kendaraan berukuran besar," katanya.

Karena itu, kehadiran jembatan sementara berupa jembatan rangka baja tersebut dapat membuka kembali lalu lintas Kota Padang–Bukittinggi yang sebelumnya terputus. "Ini juga bisa menekan biaya ekstra yang harus dikeluarkan warga dalam kondisi darurat dan sementara," imbuhnya.

Editor           : Dimas Ryandi
Reporter      : (jpg/sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up