alexametrics

Pelanggaran Umrah dan Haji Khusus Bisa Kena Denda

Diusulkan Mulai Rp 10 Ribu hingga Rp 110 Juta
14 November 2021, 13:49:04 WIB

Di sisi lain, Kabid Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Zaki Zakaria menyampaikan, pihaknya masih menunggu dibukanya kembali pengurusan visa umrah. ’’Kenapa sampai sekarang belum buka? Karena ada hal teknis yang perlu diselesaikan pihak Indonesia,’’ ucapnya.

Hal teknis itu, antara lain, connecting antara aplikasi PeduliLindungi milik pemerintah Indonesia dan aplikasi Tawakkalna milik Arab Saudi. Hingga kini, barcode vaksinasi Covid-19 Indonesia belum terbaca oleh sistem Arab Saudi. ’’Kemudian, Indonesia masih menunggu diterimanya vaksin Sinovac tanpa booster oleh pemerintah Saudi,’’ jelasnya.

Selama masih ada ketentuan booster bagi yang sudah divaksin Sinovac, kecil kemungkinan untuk bisa memberangkatkan umrah. Zaki mengatakan, jamaah sejatinya siap jika vaksin booster harus membayar sendiri.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : wan/c18/fal

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads