JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kemenkominfo Siap Menindaklanjuti Evaluasi Kemenhub Soal Grab

14 November 2018, 22:07:36 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Kemenkominfo Siap Menindaklanjuti Evaluasi Kemenhub Soal Grab
Operator ojek online, Grab (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) siap menindaklanjuti rekomendasi hasil evaluasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait berulangnya kasus pelecehan seksual di Grab. Sebelumnya, Kemenhub mengancam akan memberikan evaluasi pembekuan izin operasi, jika Grab tak mampu menyelesaikan kasus pelecehan seksual yang sudah berulang terjadi dengan segera.

"Kalau terjadi sesuatu terkait dengan layanan, dan pihak Kemenhub menyatakan ada pelanggaran yang sanksinya penutupan, ya akan kami tutup," ujar Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel A. Pangerapan kepada media, Rabu (14/11).

Begitu juga kalau ada kasus kejahatan dalam operasional penggunaan aplikasi tersebut dan polisi memberikan evaluasi penutupan, Kemenkominfo pasti juga akan melaksanakan evaluasi tersebut. "Ini adalah pengajuan dari pihak yang punya wewenang pengaturan, seperti Kemenhub untuk layanan transportasi dan OJK untuk layanan fintech. Kalau ada pengajuan penindakan, kami akan jalankan apa yang diajukan," katanya.

Oleh karena itu, Kemenkominfo akan selalu menerima evaluasi dari berbagai pihak terkait layanan aplikator yang terbukti melanggar dalam operasionalnya. "Karena keamanan dan keselamatan pengguna harus menjadi prioritas utama untuk dijaga," kata Semuel.

Sebagai pemegang wewenang dan kewajiban pengendalian izin jalannya aplikasi, kuasa penindakan dan penutupan terhadap operasional aplikator memang berada di Kemenkominfo. Hanya, Kemenkominfo tak memiliki wewenang untuk memanggil pihak Grab dalam kasus pelecehan seksual yang terjadi.

“Pemanggilan (manajemen Grab) memang harus dilakukan oleh Kemenhub, selaku regulator yang membawahi bidang. Dan sejauh ini belum ada evaluasi dari Kemenhub yang masuk ke kami," jelasnya.

Sebelumnya, Kemenhub telah menyatakan akan memberikan peringatan dan evaluasi kepada Grab terkait berulangnya kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum mitra pengemudinya. "Kalau tidak mampu mengutamakan keamanan dan keselamatan penggunanya, terpaksa kami evaluasi supaya dibekukan operasinya," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, beberapa waktu lalu.

(srs/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up