alexametrics

Soal Polisi Banting Mahasiswa saat Unjuk Rasa, Ini Kata Anggota DPD

14 Oktober 2021, 10:13:06 WIB

JawaPos.com–Anggota Komite I DPD Abdul Rachman Thaha menanggapi aksi oknum polisi yang membanting mahasiswa saat pengamanan unjuk rasa di depan Kantor Pemkab Tangerang.

Menurut dia, kabar positif datang dari kasus smackdown di Tangerang Selatan, Polri berjanji memberikan tindakan tegas terhadap personelnya yang melakukan aksi membanting mahasiswa tersebut.

”Mari kita tidak nihilkan kerja-kerja kebaikan polisi. Polri sejak dulu berupaya meyakinkan publik bahwa mereka telah melakukan kerja-kerja penegakan hukum atas berbagai peristiwa di tengah masyarakat,” ujar Abdul Rachman Thaha.

Namun, lanjut dia, bisa dibilang sangat sedikit orang yang tahu tentang bagaimana Polri menjatuhkan sanksi dan memberlakukan hukum kepada para personelnya yang mencederai masyarakat dan bertindak tidak profesional lainnya.

”Kesanggupan untuk mengenakan sanksi, lalu menyampaikannya ke publik, saya nilai sebagai cara membangun budaya akuntabilitas di lingkungan Polri. Tiga nilai dalam budaya akuntabilitas yang terefleksikan dari penjatuhan sanksi itu adalah integritas, responsibilitas, dan transparansi,” papar Abdul Rachman Thaha.

Menurut dia, penyikapan yang bisa dilakukan tidak sebatas di lingkungan organisasi semata. Mekanisme hukum formil pun bisa diselenggarakan untuk memaksimalkan akuntabilitas kepolisian tersebut.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads