alexametrics

Taspen Mainkan Skema Ponzi, Sekjen BPK: Ada Kemungkinan Diperiksa

14 Februari 2020, 21:32:46 WIB

JawaPos.com – PT Taspen mendapat sorotan oleh Komisi XI DPR RI. Pasalnya, pengelolan dana pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu disebut memakai skema ponzi alias gali lubang tutup lubang yang mengandalkan pembayaran polis peserta.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) BPK Bahtiar Arif menjelaskan, kemungkinan perseroan akan diperiksa. Apalagi saat ini banyak isu miring yang beredar soal Taspen.

“Ya semua lembaga ada kemungkinan diperiksa, (sekarang) belum diperiksa,” ujar Bahtiar di kantornya, Jakarta, Jumat (14/2).

Terkait materi pemeriksaan, ia menyampaikan BPK tidak bisa mempublikasikannya. Namun, untuk waktu dekat ini, pihaknya belum berencana untuk melakukan pemeriksaan pada lembaga tersebut.

“Bagian materi (pemeriksaan), nanti dan sebagainya, enggak bisa disampaikan sekarang, masih proses,” tutur dia.

Seperti diketahui, Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengatakan, melihat ada kejanggalan soal pengelolaan dana pensiunan PNS. Menurutnya, jika skema ponzi ini tetap dipertahankan, maka akan menjadi bom waktu yang meledak pada waktunya. Khususnya saat ada banyak pegawai negeri yang pensiun di saat bersamaan.

“Yang berjalan saat ini di PT Taspen seperti skema ponzi. Ini harus diperingatkan karena sudah tidak ideal. Karena itu segera dicari solusinya oleh pemerintah sejak dini,” kata Misbakhun, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1).

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Saifan Zaking


Close Ads