alexametrics

MPR dan KPK Sepakat Pemberantasan Korupsi Tak Perlu Gaduh

14 Januari 2020, 15:43:15 WIB

JawaPos.com – Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama dengan para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar pertemuan tertutup. Mereka sepakat pemberantasan korupsi tidak boleh menimbulkan kegaduhan.

‎”Dalam tiga jam pertemuan tadi, KPK telah menetapkan bahwa pemberantasan korupsi tidak boleh menimbulkan kegaduhan dan ketakutan. Harus berlandaskan kepada UU dan aturan yang berlaku,” ujar pria yang akrab disapa Bamsoet, di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (14/1).

Bamsoet juga mengatakan, pimpinan KPK sepakat bersama dengan MPR untuk fokus pada pengembalian aset negara. Sehingga KPK tidak hanya fokus mengejar koruptor saja.

“Bahwa ada yang berbuat, itu yang harus dihukum. Tapi intinya bukan mengejar orang, tapi mengejar pengembalian uang negara,” katanya.

Politikus Partai Golkar ini juga mengatakan, sejalan dengan KPK memang pemberantasan korupsi diukur bukan dari berapa banyak koruptor yang ditangkap. Tapi yang terpenting adalah menyelamatkan uang negara.

Terpisah, pimpinan KPK Firli Bahuri mengatakan, pihaknya akan bekerja keras dalam memberantas termasuk melakukan pencegahan korupsi di Indonesia.

“Kami tidak akan pernah berhenti untuk melakukan upaya pencegahan supaya tidak terjadi korupsi. Kamu juga tidak akan berhenti melakukan penindakan,” ungkap Firli.

Firli juga meminta supaya masyarakat terus mendukung KPK. Sehingga nantinya Indonesia bisa terbebas dari korupsi. Baginya pemberantasan korupsi menjadi faktor penting di Indonesia ini.

“Kami akan bekerja sekuat tenaga dan semua rakyat mohon untuk dukungan. Sehingga suatu saat negara bisa bebas dari praktik korupsi,” pungkas Firli.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono


Close Ads