alexametrics
Soroti Sistem Lelang Proyek

Jokowi: Kalau Ada SD dan Jembatan Ambruk Saya Enggak Kaget

13 November 2019, 12:15:10 WIB

JawaPos.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyoroti sistem lelang barang dan jasa yang diterapkan oleh pemerintah selama ini. Mulai dari level pusat hingga daerah. Hasilnya, ternyata masih banyak hal yang mesti dibenahi, terutama aspek ketepatan waktu.

“Jadi lelang pengadaan barang jasa yang bertahun-tahun sejak saya masuk ke pemerintahan 15 tahun lalu sampai sekarang belum berubah, banyak yang harus dibenahi,” kata Jokowi dalam pidatonya di pembukaan Rakornas Indonesia Maju di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).

Jokowi menuturkan, banyak lelang dilakukan di akhir tahun, atau menjelang tutup buku. Akibatnya, kualitas barang yang dihasilkan menjadi kurang bagus karena singkatnya waktu pengerjaan.

“Bulan November saya cek di LKPP masih ada lelang, e-tendering kontruksi Rp 31 triliun dimulai di November. Ini mau jadi barang apa ini? Ini kontruksi bukan barang jasa,” ujar mantan Wali Kota Solo itu.

Jokowi juga menilai, seharusnya lelang sudah dikerjakan sejak awal tahun. Sehingga pada akhir tahun, seluruh proyek maupun pengadaan barang dan jasa sudah selesai.

“Kalau ada jembatan ambruk, SD ambruk, enggak kaget saya, pas sisa waktu tinggal 2 bulan, dikerjakan. Kenapa enggak dari Januari, pengerjaan Maret, selesai Agustus,” tambahnya.

Jokowi menilai, sitem lelang seperti itu menciptakan budaya yang tidak baik. Karena itu Ia berharap sistemnya diubah, supaya barang yang dihasilkan memiliki kualitas karena pengerjaaannya tidak mendadak.

“Itu juga pengaruh ke pertumbuhan ekonomi. Karena peredaran uang akan semakin banyak di daerah,” pungkas Jokowi.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads