alexametrics

Duar! Bom Meledak Lagi di Kediaman Terduga Teroris Sibolga

13 Maret 2019, 13:05:01 WIB

JawaPos.com – Ledakan kembali terjadi di kediaman Husain alias Abu Hamzah di Sibolga, Sumatera Utara. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, ledakan tersebut berasal dari bom yang tersimpan di rumah terduga teroris itu. Bom-bom tersebut sengaja diledakkan tim Densus 88 Antiteror dalam rangka pemusnahan.

“Sekitar pukul 08.00 sampai dengan 09.00 tadi, ada benda-benda yang diduga bom dilakukan penetrasi dan dijinakkan dengan cara diledakkan oleh tim Gegana Brimob,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (13/3).

Namun Dedi tidak menjelaskan secara rinci berapa jumlah bom yang diledakkan tim Densus 88.

Sebelumnya Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap Abu Hamzah di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuranbambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga, Sumatera Utara, kemarin, sekitar pukul 14.23 WIB.

Ketika Densus ingin lakukan penggeledahan, sekitar pukul 14.50 WIB, sebuah bom meledak. Diduga bom tersebut diledakkan oleh istri dan anak Husain yang masih ada di dalam rumah.

Dini hari, ledakan kembali terjadi di dalam rumah Abu Hamzah. Ledakkan tersebut merupakan aksi bunuh diri yang dilakukan istrinya. Dari kabar yang didapat, istri dan tiga anak terduga teroris itu tewas akibat insiden tersebut.

Sementara itu, Densus juga menggeledah satu unit rumah di Jalan Kutilang, Kelurahan Habil, Sibolga, Selasa (12/3). Rumah tersebut diketahui milik warga berma Simanjuntak. Warga juga menyebut, Simanjuntak adalah mertua dari AH.

Dari dalam rumah, tim dikabarkan mengamankan bahan peledak. Warga yang melihat juga tak menyangka. Mereka kaget karena rumah itu tiba-tiba digrebek.

Warga menyebut, bahan peledak yang diamankan beratnya 30 kilogram. Pemilik rumah juga tidak mengetahui kenapa ada bahan peledak di dalam rumahnya.

Dedi membenarkan soal bahan peledak yang diamankan. Katanya bahan yang didapat sama seperti yang disita di Lampung dengan tersangka Rinto. Jumlahnya juga lebih banyak.

“Di Sibolga ada yang sudah terakit atau pun belum terakit,” ujar Dedi di Kota Medan, Rabu (13/3).

Bom itu dirakit dari potasium, pipa paralon, paku, mur dan baut. Biasa disebut dengan bom lontong. Daya ledaknya juga tergolong besar.

Sasarannya serangan mereka adalah aparat keamanan. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan Pemilu.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Desyinta Nuraini

Copy Editor :

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Duar! Bom Meledak Lagi di Kediaman Terduga Teroris Sibolga