alexametrics

Setelah Dilantik Jokowi Sore Nanti, Khofifah-Emil ke KPK

13 Februari 2019, 09:05:14 WIB

JawaPos.com – Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak akan langsung tancap gas setelah dilantik sebagai gubernur-wakil gubernur Jawa Timur (Jatim) sore ini. Seabrek agenda kerja yang sudah direncanakan sejak masa kampanye akan dijalankan.

“Yang pertama, setelah mengikuti seluruh prosesi pelantikan, kami akan ke gedung KPK,” kata Khofifah di kediamannya di Surabaya kemarin (12/2).

Khofifah mengungkapkan, sebelum dilantik, dirinya telah mengirim surat kepada KPK. Isinya permintaan audiensi. Rencananya, dia membahas sejumlah agenda strategis bersama deputi pencegahan KPK.

Infografis Janji Kerja Khofifah-Emil.
Infografis Janji Kerja Khofifah-Emil. (Kokoh Praba Wardani/ JawaPos.com)

Mantan menteri sosial itu meminta KPK melalui divisi pencegahan ikut membantu terciptanya good governance di lingkungan Pemprov Jatim. “Kita berharap KPK bisa membantu bagaimana menjaga akuntabilitas dan transparansi APBD yang diselenggarakan pemprov,” ujarnya.

Khofifah juga bakal beraudiensi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Salah satu misinya ialah membahas sektor-sektor apa saja yang selama ini masuk daftar pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT). “Sehingga kita bisa mengetahui positioning PDTT-PDTT itu. Dari situ kita dapat peta yang perlu dibenahi. Itu bagian kita untuk mengedepankan pencegahan,” katanya.

Alumnus Universitas Airlangga tersebut berencana menularkan cara itu ke seluruh pemerintah kabupaten/kota di Jatim. “Sehingga semuanya memiliki semangat yang sama,” ucap dia.

Khofifah sudah menyiapkan agenda lain di awal menjabat. Salah satunya ialah menjalankan program 99 hari kerja. Program tersebut bakal dibagi dalam tiga tahap. Meski belum diungkap terperinci, ada sejumlah sektor yang bakal menjadi sasaran dalam program 99 hari itu. Salah satunya adalah maksimalisasi layanan publik yang bersentuhan langsung dengan hajat masyarakat. Misalnya sektor pendidikan, kesehatan, hingga percepatan izin bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Untuk merealisasikannya, Khofifah menyiapkan program yang diberi label Cetar. Singkatan dari Cepat, Tanggap, dan Responsif. Rencananya, program itu mulai dikonsolidasikan pada Jumat (15/2). “Kami akan ke dinas komunikasi dan informatika (diskominfo) untuk melihat seberapa jauh sinergi dinas-dinas,” katanya. Sebab, nanti diskominfo provinsi menjadi leading sector untuk bersinergi dengan diskominfo kabupaten/kota di Jatim.

Rencana lain yang masuk program 99 hari adalah one pesantren one product. Tiap pesantren diharapkan bisa memiliki satu produk unggulan. Konsep tersebut tak terlepas dari perkembangan dunia e-commerce. Untuk keperluan itu, Khofifah sudah menyiapkan sejumlah skema. Salah satunya adalah kerja sama dengan pemerintah Australia untuk promosi dan pengembangan pasar.

Program prioritas lain yang segera digarap Khofifah-Emil adalah penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jatim 2019-2024. “Harus segera dikerucutkan sampai pada kristalisasi agar seiring dengan visi-misi kami dalam Nawa Bhakti Satya (nama program kerja Khofifah-Emil, Red),” katanya. Khofifah bakal menyampaikannya kepada DPRD awal pekan depan. “Akan kami ungkapkan dalam penyampaian visi-misi,” jelasnya.

Dalam Nawa Bhakti Satya, ada sembilan program besar yang disiapkan Khofifah-Emil. Di sektor pendidikan dan kesehatan, misalnya, ada program Jatim Cerdas Sehat. Ada berbagai program yang bakal digarap. Mulai perluasan bantuan siswa miskin, bantuan biaya sekolah, hingga tunjangan praktik bagi siswa SMK jurusan-jurusan yang jadi prioritas. Khofifah-Emil juga berencana memperkuat RSUD milik provinsi di berbagai wilayah.

Di sektor infrastruktur, Khofifah-Emil juga menyiapkan Jatim Akses yang terdiri atas berbagai program. Mulai pembangunan akses terluar seperti kawasan Lingkar Wilis, Lingkar Bromo, hingga sejumlah koridor baru di Jatim. Duet tersebut juga menargetkan pembangunan dermaga perintis di daerah kepulauan di Jatim.

Sementara itu, sesuai rencana, pasangan Khofifah-Emil bakal dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada pukul 15.00. Mereka bakal dilantik bersama Fachrori Umar yang ditetapkan sebagai gubernur Jambi.Gubernur Jatim Soekarwo yang hari ini resmi purnatugas bakal hadir dalam pelantikan tersebut. “Saya menitipkan kapal besar Jatim ini kepada beliau berdua,” kata Soekarwo.

Setelah dilantik, Khofifah-Emil bakal menjalani acara penyambutan besok (14/2). Prosesi itu akan dipusatkan di empat titik Surabaya. Setiba di Bandara Juanda, keduanya bakal diarak menuju Masjid Al Akbar. Di sana, mereka akan mengikuti kirab dengan seribu rebana pelajar Jatim dan diiringi 99 jip. Kirab bakal berakhir di Tugu Pahlawan.

Di Tugu Pahlawan, Khofifah-Emil bertemu dengan lebih dari 1.000 aparatur sipil negara (ASN) pemprov serta perwakilan masyarakat Jatim. Selain itu, duet tersebut menggelar open house dan sejumlah kegiatan lain di Gedung Negara Grahadi.

Kabiro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim Aries Agung Paewai mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan seluruh kebutuhan bagi duet Khofifah-Emil pasca ditetapkan sebagai gubernur-wakil gubernur. “Terutama yang diperlukan untuk kelancaran kerja gubernur-Wagub,” katanya. 

Editor : Dida Tenola

Reporter : (ris/fim/c9/c11/c5/oni)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Setelah Dilantik Jokowi Sore Nanti, Khofifah-Emil ke KPK