alexametrics

Nadiem: Mohon Maaf, UN Tidak Dihapus Tapi Diganti Formatnya 

12 Desember 2019, 19:25:40 WIB

JawaPos.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menolak jika dirinya disebut telah menghapuskan Ujian Nasional (UN). Menurutnya, hanya berganti format saja menjadi asesemen kompetisi minimum dan survei karakter‎. Sehingga bukan dihapus.

“UN itu tidak dihapus. Mohon maaf, kata dihapus itu hanya headline di media agar diklik, karena itu yang paling laku. Jadi UN itu diganti jadi Asesmen Kompetensi. Jadi mohon tidak lagi bicara kepada media atau apa bahwa UN dihapus,” ujar Nadiem di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/12).

Menurut Nadiem, yang dihapus itu adalah format seperti yang sekarang. Di mana siswa harus menghadapi dengan mengisi soal-soal yang diberikan pemerintah. Sehingga formatnya hanya diganti menjadi asesmen.

“Format ujian per mata pelajaran itu yang dihapus. itu demi mengikuti kelengkapan silabus daripada kurikulum yang ada. Diganti tapi dengan asesmen kompetensi minimum,” katanya.

Sebelumnya, Nadiem menegaskan UN terakhir dilaksanakan pada 202o, kemudian 2021 diganti menjadi asesemen kompetisi minimum dan survei karakter.

Nadiem juga menjelaskan, kenapa UN tetap dilakukan sampai dengan 2020. Alasannya karena sudah dilakukan persiapan adanya pelaksanaan UN tersebut. Sehingga tidak bisa serta merta dihapus. Sementara sudah ada persiapan.

Alasan UN diganti karena berdasarkan survei dan diskusi dari beberapa pihak termasuk juga dengan orang tua siswa. Hasilnya adalah tidak baik. Karena siswa fokusnya menghapal materi yang telah dipelajari.

 

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono


Close Ads